Manfaat Digitalisasi bagi Pelaku Bisnis Industri Pertambangan dan Migas

Tidak bisa dimungkiri, transformasi digital menjadi salah satu topik yang sering sekali dibahas di berbagai perhelatan saat ini. Hal tersebut tidak terlepas dari kenyataan bahwa transformasi digital memberi efisiensi yang besar terhadap keberlangsungan berbagai industri, termasuk industri pertambangan dan energi.
Di bidang pertambangan, pemanfaatan teknologi digital dapat menciptakan operasional penambangan yang lebih efisien dan akurat. Selain itu, upaya ini mampu mencegah perusahaan dari shutdown yang tidak direncanakan, kebocoran pipa, serta tantangan dan masalah lainnya yang merugikan.
Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, dalam gelaran Connex Webinar Series (9/6), menyampaikan bahwa upaya pemanfaatan teknologi digital dapat membuat roda bisnis berjalan dengan lebih efisien, karena produksi dapat dipantau secara real-time dan online. Sementara dalam webinar yang lain, Yunus Alamsyah, Manager of Well Reliability and Optimization Chevron Pacific Indonesia (CPI), mengatakan bahwa langkah tersebut dapat memberi gambaran atas potensi keuntungan dengan sangat jelas, menawarkan ketahanan industri terhadap harga yang sangat sulit untuk diprediksi, serta meningkatkan manajemen reservoir.
Menurut Yunus, langkah awalnya dapat dimulai dengan mengidentifikasi letak masalah yang ingin diatasi. Hal penting lainnya adalah memastikan stakeholder siap untuk menerima perubahan.
“Tidak usah berpikir dari yang sulit-sulit, mulai saja dengan hal-hal yang simpel karena transformasi adalah sebuah gradual movement—perubahan bertahap. Dan yang penting adalah meluaskan wawasan terhadap literasi digital,” ungkapnya.
Untuk merealisasikan saran yang Yunus ungkapkan tersebut, para pelaku bisnis di bidang industri pertambangan dan migas dapat mengikuti rangkaian Connex Webinar Series yang digelar rutin oleh Indosat Ooredoo Hutchison. Acara tersebut merupakan program rutin Indosat Business yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang literasi digital sekaligus membuka ruang pertemuan dan berbagi insight dengan para regulator, pelaku industri, dan mitra teknologi.
Tak hanya itu, sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia, Indosat Business pun memperkenalkan solusi terkait berbagai masalah yang kerap dialami oleh para pelaku industri pertambangan dan gas bumi, lewat beberapa produk mereka. Antara lain:
Private LTE, penyebaran jaringan seluler 4G pribadi untuk mendukung operasional bisnis dan aktivitas pertambangan dan energi di daerah yang tidak terjangkau oleh sinyal seluler.
Managed Network (SD-WAN) dan Managed IT, layanan transformasi digital yang dapat mempercepat perusahaan untuk bergerak menuju model IT hybrid dan memenuhi kebutuhan akan akses jaringan serta konektivitas yang aman, agile, dan fleksibel di setiap lokasi operasional bisnis perusahaan.
Hybrid Cloud, menghadirkan layanan cloud berstandar global yang lebih cepat dan aman, didukung oleh kemitraan Indosat Business dengan penyedia cloud global teratas yang sudah mempunyai fasilitas Infrastructure Cloud di Indonesia, seperti Google Cloud.
Cloud & Collaboration Apps, layanan aplikasi berbasis cloud yang memudahkan pengguna bisnis mendapatkan aplikasi perkantoran, layanan penyimpanan data, serta menghubungkan antar karyawan dan pelanggan melalui layanan telekonferensi secara mudah dan aman.
IoT Asset Management, solusi teknologi IoT untuk manajemen aset menggunakan aplikasi mobile dan perangkat IoT untuk menciptakan biaya operasional yang lebih efisien serta pemantauan aset perusahaan yang lebih efektif dengan dukungan jaringan koneksi data dan cloud.
Kunjungi laman resmi Indosat di sini, untuk mendapat informasi lebih lengkap mengenai Indosat Business Connex Webinar Series 2022 dan informasi lain terkait.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Indosat Business
