Kumparan Logo

Masih Kaji dan Survei Potensi Emas, Masmindo Belum Mulai Menambang

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tambang emas PT Masmindo Dwi Area. Foto: PT Masmindo Dwi Area
zoom-in-whitePerbesar
Tambang emas PT Masmindo Dwi Area. Foto: PT Masmindo Dwi Area

Perusahaan tambang emas PT Masmindo Dwi Area masih mengkaji dan melakukan survei potensi cadangan emas di wilayah Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Anak usaha Nusantara Resources Ltd yang terdaftar di bursa saham Australia itu belum mulai menambang emas di lokasi tersebut.

Hal itu disampaikan Manager Government Relation PT Masmindo Dwi Area, Wahyu DP, menanggapi sikap masyarakat setempat yang mempertanyakan kompensasi atas pembebasan lahan oleh perusahaan.

Menurutnya, dari sekitar belasan ribu hektare yang sudah dilakukan pengkajian, baru sekitar 2.500 hektar yang diketahui berpotensi mengandung emas. Ia juga mengatakan, pihaknya belum melakukan pembebasan lahan di wilayah yang telah dikaji tersebut.

Lahan lokasi pertambangan PT Masmindo Dwi Area. Foto: PT Masmindo Dwi Area

"Kalau pun sekarang kami belum membebaskan lahan, tidak juga berarti kita sudah menguasai. Makanya kita tetap membolehkan mereka (warga) masuk. Mereka leluasa keluar masuk berkebun, karena kami belum ada aktivitas sama sekali. Kami juga masih terus lakukan kajian dengan Pemkab sana," kata Wahyu melalui pernyataan tertulis, Rabu (19/5).

PT Masmindo Dwi Area sudah puluhan tahun beroperasi di wilayah Luwu. Di kontrak karya yang sudah diamandemen tahun 2018 lalu, diputuskan perusahaan tersebut berhak atas konsesi lahan seluas 14 ribu hektare. Perusahaan pun berharap bisa segera melakukan pembebasan lahan.

Tambang emas PT Masmindo Dwi Area. Foto: PT Masmindo Dwi Area

"Dan soal pembebasan lahan, sampai sekarang memang belum melakukan pembebasan lahan. Karena masih dalam tahap review. Kalau sudah selesai, paling tidak pertengahan tahun ini kita masuk pada tahapan proses pembebasan lahan," jelasnya.

Karena PT Masmindo Dwi Area belum juga melakukan eksplorasi potensi emas di Rante Balla, pada 27 April lalu masyarakat Rante Balla menyambangi Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, untuk mengadu. Masyarakat mempertanyakan manfaat kehadiran perusahaan tambang tersebut yang sudah puluhan tahun hadir di Rante Balla.

PT Masmindo Dwi Area merupakan anak perusahaan tambang asal Australia, di bawah naungan perusahaan induk bernama Nusantara Resources Limited (Nusantara). Nusantara hingga saat ini tercatat di Bursa perdagangan Australia dengan kode NUS.