Mau Bikin Pabrik di Subang, VinFast Cari Pinjaman Rp 4 Triliun

11 Juli 2024 11:39 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana pabrik VinFast di Hai Phong, Vietnam. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pabrik VinFast di Hai Phong, Vietnam. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Perusahaan otomotif asal Vietnam, VinFast Auto Ltd, sedang mencari pinjaman bank sekitar USD 250 juta atau setara Rp 4 triliun (kurs Rp 16.191) untuk membangun pabrik perakitannya di Subang, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Mengutip Bloomberg, perusahaan telah mendekati sejumlah bank di Indonesia untuk meminta pinjaman dalam mata uang dolar atau dalam mata uang lokal.
"Pembicaraan dengan bank-bank tersebut menggarisbawahi ambisi perusahaan rintisan tersebut untuk berekspansi secara regional guna bersaing dengan pembuat kendaraan listrik global lainnya," kata seorang sumber Bloomberg yang tidak ingin disebutkan namanya.
Seorang juru bicara VinFast menolak berkomentar secara spesifik apakah perusahaan tersebut mencari pinjaman tersebut. Ia hanya mengatakan pihaknya hati-hati mempertimbangkan peluang akuisisi modal.
VinFast Auto Ltd., merupakan anak perusahaan dari konglomerat Vietnam Vingroup JSC dan dikendalikan oleh orang terkaya di negara tersebut, yakni Pham Nhat Vuong. Setelah meluncurkan model pertamanya lima tahun lalu, VinFast akan terus mendapatkan dukungan dari Vuong agar bisnis perusahaan terus berjalan.
ADVERTISEMENT
VinFast telah memperkenalkan beberapa mobil listrik saat Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2024 yaitu VF 5, VF e34, VF 6, dan VF 7.

VinFast Bangun Pabrik Mobil Listrik di Subang 15 Juli

VinFast akan mendirikan pabriknya dalam waktu dekat di Indonesia. Fasilitas produksi tersebut akan berada di Subang, Jawa Barat.
“VinFast akan mengadakan upacara peletakan batu pertama pabrik kami di Subang pada tanggal 15 Juli,” demikian isi pesan sumber kumparan pada Sabtu 6 Juli 2024.
Mengkonfirmasi kabar tersebut, kumparan menghubungi CEO VinFast Indonesia Temmy Wiradjaja pada Minggu (7/8). “Betul, seperti itu rencananya, untuk detailnya tunggu keterangan resminya,” kata Temmy saat dikonfirmasi.
Saat kumparan melakukan kunjungan ke pabrik Vinfast di Hai Phong, Vietnam pada Maret lalu, Temmy serta petinggi pabrikan mengungkapkan tengah menyiapkan pembangunan pabrik di Indonesia, tapi saat itu perihal lokasi belum dapat diungkap.
ADVERTISEMENT
Nantinya, pabrik mobil listrik ini akan dibangun di atas lahan seluas 170 hektare. Pada fase pertama, pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi 50 ribu unit per tahun.
Terkait nilai investasinya, pada tahap awal VinFast akan memberikan suntikan dana sebesar 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,2 triliun berdasarkan nilai tukar per 8 Juli 2024.
Rencananya pembangunan pabrik VinFast rampung dikerjakan dan mulai beroperasi pada akhir 2025.
Adapun pabrik di Subang akan menjadi pabrik VinFast yang memproduksi mobil listrik dalam format setir kanan. Selain untuk memenuhi kebutuhan domestik, besar peluangnya untuk menjadi hub produksi di Asia Tenggara.
VinFast memang sedang mengembangkan bisnisnya di beberapa negara, salah satunya adalah Indonesia. Sumber kumparan juga bilang saat ini perusahaan otomotif terbesar di Vietnam itu sedang membangun pabrik di India dan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
Terobosan VinFast ini merupakan bagian dari strategi ekspansi secara global di beberapa negara seperti di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Afrika Selatan, India, Srilanka, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Di negara asalnya, VinFast memiliki pabrik seluas 335 hektare dengan kapasitas produksi maksimal hingga 300 ribu mobil listrik per tahun.