Kumparan Logo

Mau Naik Whoosh? Ini 4 Intermoda yang Bisa Diakses dengan Mudah ke Halim

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Damri uji coba rute Stasiun Kereta Cepat Halim ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: Damri
zoom-in-whitePerbesar
Damri uji coba rute Stasiun Kereta Cepat Halim ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: Damri

PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) terus mempermudah akses masyarakat yang ingin naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh. Salah satunya menghadirkan empat intermoda yang tersedia dari dan menuju Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta Timur.

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan calon penmpang bisa naik DAMRI dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta. Kemudahan akses penumpang dari dan menuju Stasiun Kereta Cepat Halim juga telah diakomodir melalui beroperasinya Bus Transjakarta dengan rute 7W, LRT Jabodebek, serta taksi konvensional yang memiliki area tunggu khusus untuk memudahkan penumpang.

“Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan bagi penumpang khususnya moda transportasi lanjutan dari dan menuju Stasiun Kereta Cepat. Kehadiran keempat intermoda di Stasiun Kereta Cepat Halim ini sangat penting dalam upaya menghadirkan integrasi antarmoda agar masyarakat dapat beralih ke transportasi publik,” ujar Dwiyana dalam keterangan resmi, Rabu (22/11).

Penumpang LRT Jabodebek. Foto: LRT Jabodebek

Layanan DAMRI Bandara Soetta dapat diakses di pintu utara area Stasiun Kereta Cepat Halim. Adapun jadwal operasional DAMRI dimulai dari pukul 07.00-20.00 WIB untuk keberangkatan dari Stasiun Halim dan 05.00-20.00 WIB untuk keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta.

Dwiyana juga menyebut, saat ini ada tarif promo hingga 50 persen atau hanya Rp 40 ribu saja untuk penumpang Kereta Cepat Whoosh selama masa uji coba.

Transportasi Lain yang Disediakan

Untuk moda LRT Jabodebek dapat diakses langsung melalui jembatan penghubung Stasiun Kereta Cepat Halim dan Stasiun LRT Halim. Adapun rute yang tersedia untuk LRT Stasiun Halim adalah rute Dukuh Atas-Jati Mulya pp.

Tarif LRT Jabodebek adalah 1 km pertama Rp 3.000, selanjutnya 700/km maksimal Rp 20.000 di weekday dan maksimal Rp 10.000 di weekend.

Untuk rute paling awal menuju Dukuh Atas adalah pukul 05.23 WIB, dan paling terakhir adalah pukul 19.53 WIB. Sedangkan untuk rute paling awal menuju Jati Mulya adalah pukul 06.23 WIB, dan paling terakhir adalah pukul 20.53 WIB.

“LRT Jabodebek sudah bisa digunakan sejak Kereta Cepat Whoosh dioperasikan. Selama ini juga sudah banyak penumpang yang memanfaatkan integrasi moda dengan LRT ini untuk menuju ke berbagai tujuan," katanya.

Damri uji coba rute Stasiun Kereta Cepat Halim ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: Damri

Sementara Untuk Bus TransJakarta yang beroperasi yaitu TransJakarta nomor 7W dengan rute Cawang-Stasiun KCJB Halim. Adapun rute yang akan dilalui yakni dari Cawang-Jalan Mayjen Sutoyo-Jalan D.I.Panjaitan-Stasiun Halim. Penumpang dapat menggunakan Bus Transjakarta dengan tarif Rp 3.500 dengan menggunakan kartu uang elektronik.

Selain itu, Stasiun Kereta Cepat Halim juga sudah terkoneksi dengan transportasi online dan taksi konvensional yang bisa diakses di sekitar pintu utara area Stasiun Kereta Cepat Halim.

Di samping moda transportasi lanjutan, KCIC juga terus berupaya menyediakan kemudahan aksesibilitas melalui akses Jalan DI Pandjaitan yang selesai dibangun Agustus 2023 lalu, ini menjadi akses utama masyarakat menuju stasiun kereta cepat Whoosh Halim.

Ke depan, exit tol Jakarta-Cikampek KM 0+850 juga akan dibuka sebagai salah satu akses drop off ke stasiun Kereta Cepat Halim.

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berjalan bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) sebelum uji coba kereta cepat rute Jakarta-Bandung di Stasiun Halim, Jakarta, Rabu (13/9). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bagi masyarakat yang membawa kendaraan ke area Stasiun juga tidak perlu khawatir karena area Stasiun Kereta Cepat Halim dilengkapi dengan lahan parkir yang luas dengan kapasitas hingga 248 mobil ukuran sedang dan 301 sepeda motor. Tersedia dua area parkir yang cukup luas di sisi barat dan timur stasiun.

Dwiyana menambahkan, kehadiran aksesibilitas dan moda transportasi lanjutan ini menjadi sangat penting untuk masyarakat yang akan menggunakan kereta cepat Whoosh, mengingat saat ini volume penumpang terus mengalami peningkatan dengan rata-rata penumpang tertinggi mencapai 21 ribu per hari pada saat weekend dan 18 ribu per hari pada saat weekday.

Sejak awal beroperasi pada 17 Oktober lalu hingga 21 November lalu, Kereta Cepat Whoosh telah mengangkut penumpang sebanyak 472 ribu penumpang dengan rata-rata okupansi penumpang mencapai 80 s.d 99 persen pada setiap rangkaian yang beroperasi.

“Dengan kemudahan aksesibilitas dan kehadiran koneksi berbagai moda transportasi, masyarakat akan dengan mudah menjangkau stasiun kereta cepat. Tinggal pilih yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” tambah Dwiyana.

instagram embed