Melihat Wajah Baru Stasiun Tebet yang Diresmikan Anies dan 2 Menteri Jokowi
·waktu baca 2 menit

Suasana baru terlihat di Stasiun Tebet. Penataan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN, sebagai bagian dari penataan stasiun terintegrasi di Jakarta.
“Hari ini juga meresmikan (penataan) stasiun kelima dan keenam yang menjadi simpul integrasi transportasi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Stasiun Tebet dan Stasiun Palmerah, Rabu (29/9).
Acara peresmian wajah baru stasiun ini juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, jajaran direksi KAI, MRT Jakarta, MITJ, hingga JakLingko.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama pemerintah pusat sudah lebih dulu merevitalisasi 4 stasiun, yakni Tanah Abang, Senen, Sudirman, dan Juanda.
Seluruh pendanaan untuk penataan stasiun ini tidak dibebankan pada APBN dan APBD DKI Jakarta, melainkan menggunakan creative financing.
Pada kesempatan yang sama, Erick Thohir menyambut baik adanya revitalisasi Stasiun Tebet. Erick mengaku mengetahui seluk beluk kawasan Tebet karena memang lahir di wilayah tersebut. Ia merasa sudah banyak perubahan yang dilihatnya khususnya di kawasan stasiun.
Harapannya, revitalisasi di Stasiun Tebet bisa membawa dampak positif ke para pelaku usaha kecil yang terdampak pandemi COVID-19.
“Saya lihat bagaimana juga stasiun ini tidak memberikan service saja kepada warga sekitarnya, tetapi juga UMKM-nya hidup yang hari ini sangat terdampak karena COVID-19,” kata Erick.
