Mengenang Ciputra: Pengusaha Properti hingga Pegiat Filantropi

28 November 2019 7:10 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Keluarga dan kerabat berkumpul di dekat peti jenazah almarhum pengusaha Ciputra saat disemayamkan di Gedung Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga dan kerabat berkumpul di dekat peti jenazah almarhum pengusaha Ciputra saat disemayamkan di Gedung Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
ADVERTISEMENT
Pengusaha properti terkemuka, Ciputra, baru saja tutup usia. Pendiri Ciputra Group ini telah meninggal pada usia 88 tahun, tepatnya di Singapura, Rabu (27/11) pukul 01.05 waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Ada banyak kelompok bisnis yang pernah dikelola dan dibesarkannya. Bukan saja menggurita secara bisnis, namun dia juga seorang filantropi yang membantu pengembangan sekolah dan Universitas Ciputra.
Berikut kumparan merangkum fakta-faktanya, Kamis (28/11):
1. Kelompok Bisnis Ciputra
Semasa masa hidup, Ciputra dikenal sebagai pengusaha properti nasional. Bisnis yang dirintis usai lulus kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebar di dalam dan luar negeri.
Proyek-proyek properti dan pusat hiburan hasil karya pria yang akrab disapa Pak Ci itu di antaranya Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara dan Perumahan Elite Pondok Indah di Jakarta Selatan.
Di tangannya, bisnis properti di bawah Ciputra Grup tersebar di hampir seluruh negeri. Bahkan, ia bermimpi menjadikan Jalan Prof Dr Satrio atau sering dikenal jalan Casablanca di Jakarta Selatan seperti Orchard Road Singapura. Di sana telah berdiri proyek properti dan mal miliknya, Ciputra World.
ADVERTISEMENT
Di luar negeri, mengutip situs Ciputra Grup, bisnis properti seperti lapangan golf, hotel, dan hunian juga berada di Vietnam, Kamboja, hingga China.
Selain properti, bisnis Ciputra grup juga merambah dunia kesehatan, media&telekomunikasi, broker, dan asuransi. Di industri media, Ciputra berkongsi dengan Keluarga Sukamdani Sahid Gitosardjono yang merupakan ayah Ketua Umum Apindo Hariyadi membangun bisnis media dan penerbitan, Bisnis Indonesia.
Berkat bisnis dan kerja kerasnya semasa hidup, Ciputra pun masuk ke dalam daftar orang terkaya Indonesia peringkat ke-27. Menurut catatan forbes tahun 2018, total kekayaan Ciputra mencapai USD 1,3 miliar atau setara Rp 18,2 triliun.
Ir Ciputra. Foto: Dok. Ciputra
2. Berjiwa Seni dan Peduli Filantropi
Sebagai arsitek dan pengusaha properti, Ciputra diketahui memiliki minat besar terhadap seni. Hal ini terlihat dari proyek-proyek propertinya, yang mengedepankan keindahan selain fungsi. Kawasan perumahan dan kota mandiri karya Ciputra, ditandai dengan taman dan aneka patung seni.
ADVERTISEMENT
Bahkan di Ciputra World, kawasan bisnis dan pertokoan di Jakarta Selatan, dia mendirikan Ciputra Artpreneur.
Selain itu, Ciputra juga dikenal sebagai seorang filantropi, dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra.
3. Ciputra di Mata Koleganya
Ada beberapa tokoh Indonesia yang menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Ciputra. Mereka adalah orang-orang terdekat yang pernah terkoneksi secara personal ataupun bisnis dengan pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931.
Salah satunya ialah Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin. Ia menilai Indonesia kehilangan sosok terbaik seperti Ciputra. Menurut dia, banyak karya yang telah dibuat untuk kemajuan Indonesia.
"Seperti di bidang perumahan juga pendidikan, serta Taman Impian Jaya Ancol yang menjadi pusat hiburan warga Jakarta dan sekitarnya," kata Saleh Husin, Rabu (27/11).
ADVERTISEMENT
Selain itu, Saleh mengatakan Ciputra juga sangat dikenal sebagai tokoh yang banyak membantu. "Beliau dikenal sebagai tokoh filantropi," ujarnya.
Kemudian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Ciputra yang meninggal dunia pada Rabu, 27 November 2019 di Singapura.
“Saya turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Ciputra, tokoh Properti Indonesia yang telah menghasilkan sejumlah karya bagi dunia properti,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Rabu (27/11).
“Semoga amal dan ibadah Pak Ci dilipatgandakan Yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” Erick Thohir mendoakan.