Menperin Resmikan Pabrik Pembuat Boiler hingga Trafo di Tangerang

PT ABB Sakti Industri memperluas lini bisnisnya dengan membangun pabrik di Kawasan Industri Jatake, Kota Tangerang Banten. PT ABB merupakan salah satu perusahaan bidang teknologi khususnya untuk produk elektrifikasi, robotik, otomatisasi industri dan jaringan listrik asal Swiss.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan dengan adanya pabrik ini maka industri mesin peralatan pendukung ketenagalistrikan di Indonesia akan semakin berkembang dari mulai peralatan pembangkit, transmisi dan distribusi listrik.
"Produk yang telah dihasilkan meliputi komponen utama pembangkit seperti Boiler, Generator, Power Transformator, Gas Insulated Switchgear, Pompa, Balance of Plant (BOP), Tower Transmisi, Konduktor, Trafo Distribusi, Panel Listrik dan sebagainya," kata Airlangga saat peresmian pabrik ABB di Tangerang, Selasa (9/10).
Sebelumnya ABB telah membangun pabrik di Indonesia untuk memproduksi Air Insulated Switchgear (AIS). Namun untuk PT ABB Sakti Industri memproduksi Gas Insulated Switchgear (GIS) dengan kapasitas produksi 170 kilovolt (Kv) GIS.
Dalam area seluas 1.000 meter persegi ini telah memiliki unit manufaktur tegangan menengah dan fasilitas produksi yang juga menghasilkan air insulated switchgear (AlS) dan peralatan tegangan tinggi seperti Live Tank Circuit Breakers dan Disconnectors.
Adapun GIS merupakan sistem switchgear (pemutus arus on atau off) yang dikemas dalam tabung compact dengan menggunakan bahan bakar gas sebagai media isolasinya.
Hal ini memungkinkan penggunaan aman di ruang tertutup maupun lingkungan terbuka. Selain itu GIS memberikan perlindungan terhadap pemadaman listrik serta menjamin kestabilan pasokan listrik.

Sementara itu Presiden divisi Power Grids ABB Claudio Facchin mengatakan, ekspansi terbaru ini menggaris bawahi komitmen berkelanjutan ABB terhadap Indonesia.
"Fasilitas ini akan mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat infrastruktur transmisi listriknya, memanfaatkan keandalan jaringan dan membantu memenuhi permintaan listrik yang terus meningkatkat," katanya.
ABB telah bekerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam berbagai proyek infrastruktur dan gardu induk, serta fasilitas baru ini akan terus mendukung PLN ke depannya.
ABB telah berinvestasi sebesar USD 30 juta atau sekitar Rp 450 miliar (kurs Rp 15.000) untuk membangun pabrik-pabriknya di Indonesia. Pabrik PT ABB Sakti Industri merupakan bagian dari manufaktur keempat yang dibangun ABB di Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sebagai bagian dari rencana investasi.
"Langkah ini sebagai rekam jejak global dan filosofi kami untuk menempatkan unit produksi dekat dengan pelanggan kami," katanya.
