Kumparan Logo

Menperin: Saya Pernah Digoda Beberapa Pengusaha Buat 'Bermain' IMEI HP Ilegal

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di seremoni produksi dan ekspor Toyota Yaris Cross di Karawang, Selasa (13/6/2023). Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di seremoni produksi dan ekspor Toyota Yaris Cross di Karawang, Selasa (13/6/2023). Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut ada beberapa oknum pengusaha mendekati dirinya terkait ilegal akses sistem CEIR (Centralized Equipment Identity Register). Namun oknum tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya pernah dihubungi oleh beberapa pihak yang mengajak saya untuk 'bermain' IMEI. Saya tes mereka, apakah kalian sudah punya akses di empat lembaga tadi? mereka jawab mereka punya, ini tinggal Menperin saja. Jadi saya digoda, diajak untuk bermain HP ilegal oleh beberapa pihak,”

-Menperin Agus Gumiwang dalam konferensi pers virtual, Jumat (28/7)-

Agus menyebut ada sekitar 2-3 pengusaha yang sempat menggoda Agus. Meski begitu, ia mengaku tidak tergoda ajakan dari para pengusaha itu dan ingin membongkar kasus IMEI ilegal.

“Pihak pengusaha (yang mendekati). Tidak hanya satu, ada dua, tiga yang coba menggoda saya. Tentu saya tidak tergoda, justru saya terpanggil untuk membongkar. Ini titik awal dari tahun lalu,” sambungnya.

Ilustrasi IMEI. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sejak tahun lalu, Agus memerintahkan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika untuk membongkar praktik-praktik tersebut. Ia juga berharap kepada pihak kepolisian dalam membongkar carut marut tata kelola IMEI.

Semua HP yang didaftarkan dalam International Mobile Equipment Identity (IMEI) ini dikelola melalui teknologi dengan nama CEIR. Ia enggan merinci kasus tersebut dan menunggu hasil konferensi pers dari Bareskrim Polri pada pukul 13:00 WIB mendatang.

Agus meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap 4 institusi. Adapun akses CEIR di bawah 4 institusi, yaitu Kemenperin, Bea Cukai, operator seluler, dan Kementerian Kominfo.

“Sudah ada dari kantor kami (tersangka). Dari empat institusi yang mengakses CEIR ini, yang baru tersangka dari Kemenperin. Dirjen Ilmate yang saya suruh untuk bongkar,” tambah Agus.