Menteri Basuki Sentil Pegawainya Soal Pelayanan Kepada Investor

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono pagi-pagi sudah menyentil pegawainya soal minimnya pelayanan kepada investor. Menurut Basuki, seharusnya investor dilayani dengan sangat baik.
Ia pun mencontohkan salah satu pelayanan yang kurang maksimal kepada investor yaitu pada saat pegawainya memilih duduk di depan, sementara investor duduk di belakang dalam sebuah acara market sounding atau promosi investasi jalan tol.
"Mestinya para investor duduk di depan. Mindset yang harus kita ubah, kita melaksanakan APBN dan kita melayani investor," katanya saat melakukan sambutan Market Sounding di depan para PNS Kementerian PUPR dan Investor di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/11).
Bahkan, Basuki mencontohkan salah satu lembaga Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang melayani investor dengan sangat baik.
"Kalau investor kan kita mau mengajak mereka. BKPM jemput di airport diantar ke daerah. Cara kita ingin maju, tapi kelakuan tetap. Ya enggak iso (tidak bisa), bukan karena doa enggak diijabah Allah SWT. Tapi perilaku kita tidak di doa itu tadi," candanya tertawa sinis.
Selain itu, Basuki meminta dengan tegas supaya investor melapor jika merasa keberatan dengan regulasi mengenai investasi. Sebab, pemerintah saat ini terus berupaya memberikan kemudahan investasi bagi pelaku usaha.
"Regulasi ada yang menghambat bilang, kita relaksasi," tegasnya.
"Jadi semua ingin apalagi mempermudah. Jadi ini enggak main-main. Kita sering bikin pagar (aturan) tinggi tapi dipencoloti (dilanggar) orang, meneng wae (diam saja). Selamat berinvestasi di Indonesia," pungkasnya.
