Kumparan Logo

Meskipun Pandemi, Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Lanjut Terus

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (18/3/2021).  Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (18/3/2021). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Presiden Jokowi menjelang peringatan HUT ke-76 RI membanggakan perkembangan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Hingga saat ini, jalan tol yang nantinya terbentang dari ujung selatan hingga utara Pulau Sumatera itu, telah beroperasi sepanjang 531 kilometer (km).

Jalan bebas hambatan yang membentang dari Lampung hingga Aceh ini, nantinya secara keseluruhan bakal mencapai 1.884 km.

Jokowi sendiri sudah memastikan proyek ini masuk dalam alokasi RAPBN 2022. Dalam pidato Nota Keuangan di DPR pada 17 Agustus 2021, Jokowi menyebut pendanaan infrastruktur sebesar Rp 384,8 triliun.

PT Hutama Karya (Persero) selaku perusahaan yang menggarap proyek tersebut, juga tercatat sebagai penerima PMN di 2022. Besaran anggaran PMN di 2022 direncanakan sebesar Rp 86,4 triliun khusus untuk pembangunan infrastruktur.

Adapun rincian alokasi anggarannya yaitu PMN kepada BUMN sebesar Rp 38,5 triliun, investasi kepada BLU LMAN sebesar Rp 28,8 triliun dan investasi pemerintah untuk FLPP sebesar Rp 9,1 triliun.

kumparan post embed

Selain Hutama Karya, para penerima PMN ini yaitu PT PLN (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), serta Perum Perumnas.

Terkait kelanjutan pembangunan jalan tol tersebut, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo, memastikan bahwa pihaknya saat ini fokus pada pembangunan tahap I JTTS ruas Pekanbaru-Padang.

Ini terdiri dari seksi Pekanbaru-Bangkinang, seksi Bangkinan-Pangkalan, serta seksi Padang-Sicincin.

"Adapun pembangunan di seksi lainnya seperti seksi Pangkalan-Payakumbuh-Bukittinggi dan seksi Bukittinggi-Sicincin, Hutama Karya sepenuhnya mengikuti arahan yang diberikan oleh regulator. Intinya masih jalan tapi kami fokus di tahap I," ujar Tjahjo kepada kumparan, Rabu (18/8).

Gerbang Tol Aceh di Jalan Tol Trans Sumatera. Foto: Dok. Hutama Karya

Kementerian PUPR Pastikan Pembangunan Trans Sumatera Jalan Terus

Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra Atmawidjaja, memastikan bahwa pembangunan jalan tol Trans Sumatera bakal terus dilanjutkan. Ini disampaikan menepis kabar yang beredar di media sosial terkait adanya proyek di seksi Padang yang disetop.

"Masih lanjut, karena ada beberapa skema, ada PMN, loan dan APBN. Saya kira semua dalam proses semuanya," jelas Endra kepada kumparan, Rabu (18/8).

Endra menjelaskan, saat ini fokus pembangunan jalan tol ini yakni penyelesaian backbone alias jalan utama. Jalan utama ini, katanya, ruas-ruas yang menjadi penghubung lintas provinsi seperti Palembang-Lampung, atau Palembang-Jambi.

"Jadi fokusnya itu backbone, itu yang harus diselesaikan. Kita ingin yang dibangun ini koridor utama dari Banda Aceh sampai Bandar Lampung. Nah yang sirip tetap kita bangun nanti itu hanya gate to gate, bukan dihentikan," sambung Endra.

kumparan post embed