Kumparan Logo

Minuman Teguk (TGUK) Bakal Buka Gerai di Filipina Tahun Ini

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisaris Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) dan founder Teguk, Najib Wahab Mauluddin di Gedung BEI, Senin (10/7/2023). Foto:  Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komisaris Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) dan founder Teguk, Najib Wahab Mauluddin di Gedung BEI, Senin (10/7/2023). Foto: Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Emiten pengelola gerai minuman Teguk, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), menjadi pelaku bisnis pasar minuman lokal Indonesia yang memiliki gerai di luar negeri yaitu di New York City, Amerika Serikat (AS).

Komisaris Utama Platinum Wahab Nusantara, Najib Wahab Mauluddin, mengatakan Filipina menjadi sasaran pembukaan gerai setelah AS. Penambahan gerai kemungkinan dimulai tahun ini.

“Setelah US ini, kita akan coba di Filipina. Kita coba research market, kalau Filipina ini behaviour-nya cukup lumayan cepat dan masyarakat welcome dengan Indonesia,” ujar Najib usai seremoni pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/7).

Najib enggan menyebut berapa gerai yang akan dibuka di Filipina. Meski begitu, penjualan gerai di luar negeri masih sedikit berkontribusi terhadap pendapatan Teguk.

“Saat ini memang masih dominasi dari lokal, cuma di sana memang luar biasa bagus karena yang penting terus growth dari segi performance dan sales. Yang kedua dari peningkatan customers juga dari sosial media. Kontribusi masih di bawah 10 persen, tapi akan signifikan,” katanya.

Teguk sampai di Times Square, New York. Foto: Instagram/@teguk.indonesia

Founder Teguk itu merinci, dana yang dibutuhkan untuk membuka gerai rata-rata sekitar Rp 500 juta. Teguk tidak melakukan ekspansi dengan membuka waralaba (franchise), melainkan dengan membuka cabang sendiri.

“Kita lebih enak manage, kedua inovatif lebih cepat. Kalau memang semua bisa teratur untuk manage barang atau manage manpower terpusat enak, kalau franchise kita harus koordinasi dengan owner store,” tutur Najib.

Sementara itu, Direktur Utama Platinum Wahab Nusantara, Maulana Hakim, menuturkan penambahan gerai perusahaan Teguk mencapai 220 unit tahun ini termasuk di AS.

“Plan kita akan tambah tahun ini itu 3 (gerai di AS), karena memang US beda dengan market Indonesia. Kita perlu do right thing jadi tidak tergesa-gesa,” imbuh Maulana.

Saham TGUK meraih antusias tinggi dari para investor sampai oversubscribed hingga 159,91 kali. Jumlah gerai perusahaan yang berdiri sejak 2018 ini mencapai lebih dari 161 outlet tersebar di Indonesia.