Objek Vital, Kilang Balongan Pasok 86 Persen BBM ke Jakarta dan Banten

26 September 2018 8:35 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:06 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kilang minyak milik Pertamina di unit IV (Foto: REUTERS / Darren Whiteside)
zoom-in-whitePerbesar
Kilang minyak milik Pertamina di unit IV (Foto: REUTERS / Darren Whiteside)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
PT Pertamina (Persero) memiliki salah satu unit pengolahan minyak yaitu Kilang Balongan. Kilang Balongan yang terletak di Jalan Patra I, Cirebon, Jawa Barat, ini memiliki luas area 340 hektare (ha) dengan kapasitas produksi mencapai 125.000 barel per hari (bph).
ADVERTISEMENT
"Saat ini kapasitas produksi mencapai 125.000 (bph). Rata-rata produksi Gasoline, Premium, Pertamax Plus, Avtur, LPG dan Petrochemical," ucap Manager Communication and CSR RU-VI Balongan, Rustam Aji, kepada kumparan saat ditemui di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (25/9).
Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. (Foto:  Abdul Latif/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. (Foto: Abdul Latif/kumparan)
Sementara itu sekitar 86 persen atau hasil produksi BBM Kilang Balongan didistribusikan ke daerah Jakarta dan sekitarnya termasuk Banten. Sementara sisanya atau sekitar 14 persen didistribusikan ke wilayah Jawa Tengah khususnya perbatasan dengan Cirebon dan sekitarnya.
Untuk rincian produksi Kilang Balongan adalah, Premium sebesar 26,3 persen, Solar 24,1 persen, Hingh Octane Mogas Component (Homc) 14 persen, Pertamax 12,2 persen, Deken Oil 6,3 persen, Propelling (plastik) 4,8 persen, LPG 4 persen, Avtur 3 persen, dan Pertamax Turbo 1,4 persen.
Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. (Foto:  Abdul Latif/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. (Foto: Abdul Latif/kumparan)
"Jadi RU-VI Balongan objek vital karena proyeksi 86 persen BBM LPG di Jakarta Banten dan sekitarnya," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Saat ini, Pertamina sedang mencoba untuk meningkatkan produksi Avtur hingga 1.900 Kiloliter per hari. Untuk dapat mendukung peningkatan produksi dan penyaluran Avtur tahap II, Pertamina RU-VI melakukan beberapa modifikasi peralatan berupa pembangunan jalur pipa Avtur dari tangki ke jetty (dermaga) di samping pemeliharaan tangki penyimpanan avtur, pembuatan fasilitas-fasilitas tambahan dalam tangki penyimpanan Avtur, pembuatan fasilitas loading Avtur di jetty dan relokasi pompa Avtur.