Pandemi Tak Ganggu Crazy Rich RI, Rumah Seharga Rp 200 Miliar Dibeli Tunai
·waktu baca 2 menit

Hampir seluruh lini bisnis terpuruk di tengah pandemi COVID-19, termasuk bisnis properti. Meski begitu, agen atau broker properti Ray White masih mampu menjual rumah dengan harga tinggi di masa pandemi.
Country Director Ray White Indonesia yang juga CEO Lean Market Indonesia, Sari Dewi mengatakan, bisnis Ray White terbilang masih tetap moncer di tengah pandemi COVID-19. Bagaimana tidak, Ray White masih mencatat penjualan rumah di harga Rp 50 miliar hingga Rp 200 miliar dengan transaksi secara tunai.
"Dari Rp 50-200 miliar itu ada transaksi yang terjadi di tempat Ray White, cukup menarik sih. Jadi memang cash reach itu masih cukup banyak," ujar Sari dalam peluncuran aplikasi Riku secara online, Kamis (9/9).
Pembelian rumah dengan harga fantastis ini, kata dia, terjual cukup banyak di Ray White sejak pandemi terjadi. Pembelian juga mayoritas dilakukan secara tunai atau cash.
"Kalau kita bicara 2020 di mana pertama kali kita kena dampak COVID, Ray White bisnisnya masih bagus. Ternyata yang beli properti cash reach itu masih banyak," kata dia.
"Jadi mereka membeli memang kebanyakan secara tunai ya, dan menariknya justru properti yang price tag-nya cukup tinggi itu yang terjual cukup banyak. Itu yang menarik buat kita," lanjutnya.
Menurutnya saat harga properti cenderung turun seperti di masa pandemi ini, menjadi waktu yang tepat untuk membeli properti. Sementara waktu menjual properti terbaik dilakukan saat harga tinggi, bukan sebaliknya.
"Banyak konsumen saat ini cash reach mulai beli, jadi saatnya lah memang untuk beli, di mana harga sedang turun," kata dia.
