Pedagang Trompet dan Kembang Api Manfaatkan Momen Tahun Baru untuk Raup Cuan

25 Desember 2022 17:53 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pedagang menjual kembang api di Pasar Pagi Jalan Petak Baru, Jakarta Barat, Minggu (25/12/2022). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang menjual kembang api di Pasar Pagi Jalan Petak Baru, Jakarta Barat, Minggu (25/12/2022). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
ADVERTISEMENT
Menjelang tahun baru 2023, pedagang trompet dan kembang api mulai bermunculan di Pasar Pagi, Jalan Petak Baru, Tambora, Jakarta Barat. Masyarakat juga tampak ramai mendatangi wilayah tersebut pada Minggu (25/12).
ADVERTISEMENT
Para pedagang mau memanfaatkan momentum menjelang tahun baru untuk mengais rezeki dengan menjual produk tersebut. Jenis terompet yang tersedia mulai dari terompet pompa gas dan terompet kerucut.
"Harga satuan terompet pompa gas Rp 25.000 kalau satuan, sedangkan grosiran Rp 180.000," ujar salah satu pedagang bernama Rendi saat didatangi kumparan, Minggu (25/12).
Sedangkan terompet kerucut dibanderol dengan harga Rp 5.000 per satuan, atau Rp 60.000 per lusin. Menurut Rendi, tak ada perbedaan signifikan penjualan terompet kerucut dan pompa gas. Semua kembali ke selera pembeli.
"Kalau terompet kerucut yang lebih panjang, harganya Rp 84.000 per lusin. Penjualannya biasa saja dibanding saat pandemi," imbuh Rendi.
Pedagang menjual kembang api di Pasar Pagi Jalan Petak Baru, Jakarta Barat, Minggu (25/12/2022). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
Rudi, salah satu pedagang di Pasar Pagi juga mau mengais rezeki di momen pergantian tahun dengan menjual kembang api. Rudi menyediakan berbagai jenis kembang api, yakni kembang api Dragon Tail, Kawat Jumbo, Cake Weco dan Roman Candle.
ADVERTISEMENT
"Sudah banyak yang beli kembang api. Kembang api saja yang dijual, kalau petasan kan dilarang," kata Rudi.
Dari pantauan kumparan, lapak dagangan kembang api ini lebih ramai dikunjungi pembeli dibanding lapak lainnya. Para orang tua juga mengajak anaknya untuk sekadar melihat berbagai macam kembang api yang dijajakan.