Kumparan Logo

Pelabuhan Merak-Bakauheni Tetap Normal, 56.679 Penumpang Menyeberang 7 September

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal feri melintas di perairan Selat Sunda saat akan bersandar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Minggu (6/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kapal feri melintas di perairan Selat Sunda saat akan bersandar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Minggu (6/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan layanan penyeberangan di Pelabuhan Merak dipastikan masih berjalan normal pada Selasa (8/9) di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Berdasarkan data periode 7 September 2026 pukul 23.59 WIB tercatat layanan penyeberangan di Pelabuhan Merak masih berjalan dengan normal,” ucap Corporate Secretary ASDP, Windy Adale, melalui keterangannya pada Selasa (8/9).

Windy menyatakan, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak tercatat sebanyak 26.933 orang. Angka tersebut turun 15,54 persen dibandingkan realisasi pada hari sebelumnya.

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kapal feri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (6/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

“Total seluruh kendaraan tercatat 6.588 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera atau turun 14,23 persen dibandingkan hari sebelumnya,” sebut Windy.

Untuk arah sebaliknya, Windy mengatakan realisasi penumpang yang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 29.746 orang per 7 September 2026 pukul 23.59 WIB. Jumlah tersebut turun 2,52 persen dibandingkan realisasi pada hari sebelumnya. Sehingga pada periode 7 September 2026, terdapat 56.679 penumpang yang menyeberang.

“Total seluruh kendaraan tercatat 7.603 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa atau turun 2,14 persen dibandingkan realisasi hari sebelumnya,” imbuh Windy.