Pelindo III Mau Terbitkan Surat Utang Rp 13,7 T di Semester I-2018

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III memprediksi kebutuhan belanja modal tahun ini mencapai Rp 12,1 triliun. Anggaran tersebut akan dipenuhi dari kas internal perusahaan sebesar 30%, sisanya dari dana eksternal sebesar 70%.
Untuk itu, Pelindo III sudah ancang-ancang untuk menerbitkan surat utang dalam waktu dekat. Direktur Utama Pelindo III Ari Askhara menyebut perusahaannya akan segera menerbitkan Global Bond senilai USD 1 miliar atau setara dengan Rp 13,7 triliun (kurs Rp 13.700) paling lambat di semester I-2018.
"Untuk kapannya kami belum bisa sampaikan, tapi mungkin semester I ini untuk pencatatan dan (penentuan) price-nya. Roadshow akan kami lakukan ke Singapura, Hong Kong, New York, London, Boston. Underwriter sudah ada tiga, satu lokal dan dua asing," kata dia saat ditemui di kantor perwakilan Pelindo lll, Parama Tamansari Office Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta, Senin (12/3).

Dari total belanja modal tersebut, Pelindo III optimistis dapat meraup pendapatan sebesar Rp 9 triliun. Sumber pendapatan masih didominasi dari jasa kepelabuhan yang menjadi bisnis utama perusahaan.
"Total tahun lalu (pendapatan) kita Rp 7 triliun sekian, hampir Rp 8 triliun. Kita targetkan tahun ini sebesar sekitar Rp 9 triliun. Pendapatan untuk jasa kepelabuhanan masih mendominasi sekitar 80% dan non-kepelabuhanan 20%," tuturnya.
Maka dari pendapatan tersebut, Ari yakin Pelindo III dapat meraup laba bersih sekitar Rp 2,5 triliun. Angka itu lebih besar dari target yang dicanangkan perusahaan sebesar Rp 1,8 triliun.
"Yang sudah disetujui pemegang saham di RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) itu Rp 1,8 triliun. Tapi target internal kami sampai Rp 2,5 triliun," ujarnya.
