Pemerintah Berencana Bikin Baju Anti-Peluru dari Serat Batang Ganja

26 Februari 2023 20:58 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Barang bukti narkotika jenis ganja saat rilis di Gedung Polres Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti narkotika jenis ganja saat rilis di Gedung Polres Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian, Dody Widodo, mengungkap serat batang tanaman cannabis alias ganja memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan baju anti peluru. Dia bahkan mengatakan pemerintah sudah menyiapkan sejumlah program pemanfaatan batang ganja.
ADVERTISEMENT
"Belum (ada bahasan) tapi sudah ada program-program spesial menuju ke sana (pemanfaatan)" kata dia usai kegiatan 'Bangga Total Kenal Produk Lokal' yang diadakan di Museum Sri Baduga, Kota Bandung, pada Minggu (26/2).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian RI, Dody Widodo. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Dody belum mau menyebutkan secara lebih rinci soal program tersebut. Namun, kata dia, proses pemanfaatan tanaman ganja untuk bahan baku pembuatan baju anti peluru berbeda dengan pemanfaatannya untuk kesehatan.
"Proses perbedaannya di jegaming-nya itu," ucap dia.
Dody juga mengungkapkan serat batang tanaman cannabis kini sudah mulai dimanfaatkan di Israel. Mereka bahkan telah membuat perkebunan khusus untuk pemanfaatan serat batang tanaman cannabis.
Seorang kadet dari Sekolah Komando Insinyur Tinggi Militer Tyumen mengenakan rompi antipeluru dan membawa senapan serbu keluar dari air setelah lomba lari 25 meter di turnamen renang musim dingin di Tyumen, Rusia 11 Desember 2022. Foto: Alexey Malgavko/REUTERS
"Itu menjadi kepentingan militer, jadi Israel sudah membuat perkebunan khusus untuk serat pohon cannabis untuk menjadi bahan baku baju anti peluru," tandas dia.
ADVERTISEMENT