Kumparan Logo

Pemerintah Beri Diskon Transportasi untuk Libur Sekolah & Nataru, Ini Rinciannya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Pemerintah juga memberikan diskon di sektor transportasi dalam stimulus ekonomi semester II 2026. Berlaku untuk masa libur sekolah dan Natal-Tahun Baru (Nataru).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan untuk angkutan selama liburan sekolah, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 190 miliar dengan target penerima manfaat sekitar 3,07 juta orang. Sementara untuk periode Nataru, anggaran yang disiapkan mencapai Rp 161,4 miliar dengan sasaran sekitar 2,87 juta penerima manfaat.

Di sektor penerbangan, pemerintah kembali memberikan insentif berupa PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket pesawat ekonomi. Anggaran yang disiapkan pada periode liburan sekolah mencapai Rp 472,7 miliar dengan target 2,3 juta penumpang.

Purbaya menyebut insentif tersebut akan berlaku pada periode liburan pertengahan tahun. “Jadi PPN itu PPN ditanggung pemerintah itu untuk pesawat ekonomi itu 24 Juni sampai 5 Juni Rp 472,7 miliar,” ujarnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyampaikan keterangan pers usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Untuk periode Nataru, pemerintah juga menyiapkan skema serupa dengan anggaran Rp 722,7 miliar yang ditargetkan menjangkau sekitar 3,7 juta penumpang.

Selain stimulus konsumsi, pemerintah juga menyiapkan program peningkatan kualitas tenaga kerja. Program magang nasional batch IV akan dimulai pada Juli 2026 dengan target 150 ribu peserta dan anggaran Rp 4,14 triliun.

Di sisi lain, program vokasi nasional ditujukan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK dengan total anggaran lebih dari Rp 2 triliun.

instagram embed