Kumparan Logo

Pemerintah Pastikan Bantuan Telur & Daging Ayam Tepat Sasaran: Pakai QR Code

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan pangan telur dan daging ayam di Bekasi, Sabtu (15/4/2023).
 Foto: Dok. Badan Pangan Nasional
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan pangan telur dan daging ayam di Bekasi, Sabtu (15/4/2023). Foto: Dok. Badan Pangan Nasional

Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat berupa bantuan telur dan daging ayam kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) tepat sasaran.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menjelaskan, penerima bantuan adalah KRS yang telah terdata di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Bantuan yang disalurkan terdiri dari daging ayam ukuran 1 ekor karkas atau sekitar 0,9-1,1 kg dan 1 tray telur ayam atau sebanyak 10 butir.

"Untuk tahap awal sebelum Idul Fitri ini bantuan akan disalurkan kepada 78 ribu KRS yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Barat. Secara keseluruhan, total bantuan sendiri akan didistribusikan di 7 provinsi dengan 3 provinsi lainnya yaitu Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Barat,” kata Arief saat pembagian bantuan di Bekasi, Sabtu (15/4).

Cara Pengambilan Bantuan

Pagi penerima bantuan sesuai data BKKBN, mereka akan mendapatkan undangan dari PT Pos Indonesia. Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi, menjelaskan satu undangan akan itu diberikan untuk tiga kali pengambilan. Penerima akan scan QR code mereka dalam undangan tersebut untuk setiap pengambilan.

"Undangan diberikan sekali untuk tiga kali pengambilan. Di dalam satu undangan ada 3 QR code. Jadi tidak ada yang bisa mengambil lebih dari tiga kali," kata Faizal.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menghadiri penyaluran bantuan pangan telur dan daging ayam di Bekasi, Sabtu (15/4/2023). Foto: Dok. Badan Pangan Nasional

Selanjutnya dilakukan verifikasi penerima dengan mencocokkan KTP. Bagi yang diwakili keluarganya, bisa menunjukkan Kartu Keluarga. Setelah bantuan diberikan, petugas akan mengambil foto untuk pelaporan.

"Semua difoto dengan barangnya, direkam, itu semua terhubung dengan dashboard online, real-time. Sehingga nanti setiap saat semua pihak terkait bisa melihat progresnya," kata dia.

Dalam penyalurannya, PT Pos Indonesia bisa melakukan dalam tiga cara. Pertama, pembagian bantuan dilakukan langsung di Kantor Pos. Kedua, pembagian bantuan pangan diberikan ke komunitas seperti balai desa, balai kecamatan, atau koramil setempat. Ketiga, bagi penerima lansia dan disabilitas PT Pos akan mengantarkan langsung.

"Insyallah ini semua dilakukan dengan akuntabilitas, good governance, dan dapat dimonitor siapa pun, dan penerimanya juga tahu persis dia sudah terima atau belum," pungkas Faizal.

Lokasi Penerima Bantuan Tahap I

Untuk tahap pertama, penyaluran di Provinsi Jawa Tengah akan dilakukan kepada sekitar 68 ribu KRS yang berada di Kabupaten Kebumen, Banyumas, dan Banjarnegara.

Sedangkan di Provinsi Jawa Timur, akan disalurkan kepada sekitar 6 ribu KRS yang berlokasi di Mojokerto.

Provinsi Banten akan disalurkan kepada sekitar 2 ribu KRS yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan.

Provinsi Jawa Barat akan disalurkan kepada sekitar 2 ribu KRS yang berlokasi di Cirebon, Bekasi, dan Bogor.

***

kumparan bagi-bagi berkah senilai jutaan rupiah. Jangan lewatkan beragam program spesial lainnya. Kunjungi media sosial kumparan untuk tahu informasi lengkap seputar program Ramadhan! #BerkahBersama