Pengembangan Pesawat R80 Butuh Dana 1 Miliar Dolar AS

PT Regio Aviasi Industri (RAI) saat ini tengah menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) tentang Proyek Strategis Nasional diteken Presiden Joko Widodo. Hal itu untuk memastikan pengembangan pesawat R80 masuk dalam daftar proyek yang menjadi prioritas pemerintah.
Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI), Ilham Habibie, mengatakan dengan penerbitan Perpres terkait PSN maka akan membuat investor yakin menggelontorkan dananya dalam produksi pesawat R80. Dia mengklaim saat ini sudah banyak investor baik dari dalam dan luar negeri yang tertarik mendanai produksi pesawat R80.
"Buat kami itu penting karena dengan itu investor pihak ketiga baik dalam dan luar negeri menjadi yakin proyek itu didukung oleh pemerintah dan dinyatakan sebagai PSN," kata Ilham usai memberikan hak suaranya dalam Pilgub DKI Jakarta di TPS 005 Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).
Baca juga
Pesawat R80 dan N245 Masuk Proyek Strategis Nasional 2017
Melihat Spesifikasi Pesawat R80
Ilham mengatakan pengembangan pesawat R80 ditaksir membutuhkan biaya sebesar 1 miliar dolar AS antara lain untuk pengembangan proses enginering, penelitian terapan, sertifikasi, pembuatan prototipe, hingga pengujian pesawat baik terbang maupun tidak terbang.
Pengembangan pesawat R80 memang digagas oleh Presiden Indonesia ke 3, B.J Habibie. Dia menilai Habibie menjelaskan, industri penerbangan merupakan industri strategis yang sangat dibutuhkan sepanjang masa, termasuk Indonesia.
Kementerian Perindustrian mengusulkan pengembangan dua pesawat, yaitu R80 dan N245 sebagai proyek strategis nasional 2017. Masing-masing pesawat tersebut berkapasitas 80 dan 50 penumpang.
