Kumparan Logo

Pengguna Lebih Dari 450 Juta, Laba bersih Alibaba Meroket 98 Persen

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Alibaba (Foto: REUTERS/Aly Song)
zoom-in-whitePerbesar
Alibaba (Foto: REUTERS/Aly Song)

Raksasa e-commerce China Alibaba mencatatkan laba bersih mencapai 1,5 miliar dolar AS (Rp 19,99 triliun) sepanjang kuartal I-2017. Raihan ini mencerminkan pertumbuhan hingga 98 persen dibanding kuartal pertama tahun lalu.

Laba bersih yang melonjak itu didorong oleh tumbuhnya pendapatan hingga 60 persen di triwulan pertama tahun ini, mencapai 5,6 miliar dolar AS. Dikutip dari BBC, Minggu (21/5), perusahaan yang dipimpin Jack Ma tersebut mencatat pertumbuhan yang kuat karena melesatnya basis konsumen di China.

Sepanjang triwulan pertama 2017, tercatat lebih dari 450 pengguna di China bertransaksi di Alibaba. Kegiatan usaha Alibaba di China menyumbang 67 persen atau 3,7 miliar dollar AS terhadap pendapatan Alibaba.

Baca juga: Produk UKM RI Bisa Mejeng di Situs Dagang Alibaba

Jack Ma, Direktur Eksekutif Alibaba (Foto: REUTERS/Stephane Mahe)
zoom-in-whitePerbesar
Jack Ma, Direktur Eksekutif Alibaba (Foto: REUTERS/Stephane Mahe)

Tidak hanya e-commerce, Alibaba juga merambah ke berbagai layanan lainnya, seperti media dan cloud computing, melalui layanan video Youku Tudou. Hal yang sama juga dilakukan rivalnya, Amazon, yang mengklaim telah memiliki 300 juta pengguna.

Alibaba menyebutkan, hingga Maret 2017, pengguna layanan cloud computingnya sudah mencapai 870.000. Pendapatan dari segmen bisnis ini juga meningkat dua kali lipat menjadi 314 juta dolar AS dibandingkan periode sama tahun lalu.

Alibaba juga menyatakan bakal memperluas bisnis secara internasional untuk pertumbuhan yang lebih solid di masa mendatang. Tahun lalu, Alibaba mengakuisisi e-commerce asal Singapura, Lazada.

Baca juga: Ada 7 Juta Produk Dijual di Lazada Indonesia