Penggunaan B30 Bisa Tambah Konsumsi CPO Hingga 4 Juta Ton

Pemerintah saat ini tengah mengembangkan produk turunan minyak kelapa sawit (CPO) berupa bahan bakar biodiesel. Campuran biodiesel untuk bahan bakar tersebut awalnya masih sekitar 20 persen atau B20.
Namun, di awal Juni 2019, pemerintah meningkatkan campuran biodiesel ke dalam solar dengan kadar 30 persen atau B30. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat dengan penerapan B30 akan menambah konsumsi CPO hingga 4 juta ton.
"Sebentar lagi akan ada B30, ini potensinya luar biasa. Kalau bisa dipercepat konsumsi CPO kita bisa tambah hampir 4 juta ton," kata Direktur Eksekutif Gapki, Mukti Sardjono, di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Selasa (9/7).
Menurut Mukti, dengan adanya B20 saja, potensi konsumsi CPO dalam negeri per tahun bisa mencapai 6,2 juta ton. Maka, jumlah konsumsi CPO tersebut akan kembali bertambah jika B30 diterapkan.
Sebelumnya, Kementerian ESDM menargetkan penggunaan campuran Biodiesel 30 persen pada bahan bakar Solar (B30) di masyarakat umum bisa direalisasikan pada tahun depan. Saat ini, kementerian tengah melakukan uji coba penerapan bahan bakar tersebut.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, mengatakan pihaknya sudah melakukan uji coba B30 terhadap 11 kendaraan. Uji coba akan selesai pada Oktober 2019.
