Bisnis
·
20 Juni 2017 18:43

Penumpang Commuter Line Diprediksi Tembus 11 Juta Selama Lebaran

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penumpang Commuter Line Diprediksi Tembus 11 Juta Selama Lebaran (138408)
Konpers PT KCJ kesiapan menghadapi mudik lebaran (Foto: Kelik Wahyu Nugroho/kumparan)
PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) memprediksi jumlah penumpang pada H-7 hingga H+7 Lebaran tahun ini meningkat 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila mengatakan, jumlah penumpang pada masa Lebaran 2016 mencapai 9,96 juta orang. Artinya, pada masa Lebaran tahun ini jumlah penumpang Commuterline Jabodetabek diprediksi sebanyak 11,02 juta orang.
"Dengan melihat tren pertumbuhan penumpang pada setiap musim Lebaran, kami prediksi pada musim Lebaran tahun ini akan meningkat 10,7 persen dari tahun 2016," ujar Fadhila saat konferensi pers di Restoran Aroma Sedap, Jakarta, Selasa (20/6).
Lebih lanjut ia mengatakan, PT KCJ telah mengantisipasi hal tersebut dengan mengoperasikan 918 perjalanan KRL per harinya. Jumlah ini sama seperti hari-hari biasanya.
Penumpang Commuter Line Diprediksi Tembus 11 Juta Selama Lebaran (138409)
Penumpang KRL yang anjlok. (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
"Masyarakat tak perlu khawatir terhadap perubahan jadwal kereta karena keberangkatan kereta jarak jauh tambahan di musim Lebaran yang beroperasi di jalur yang sama dengan KRL, PT KCJ bersama PT KAI Daop I telah melakukan pengaturan yang baik untuk mengakomodir seluruh perjalanan," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Ia juga mengatakan, dalam angkutan Lebaran tahun ini pihaknya akan melayani 75 stasiun serta menyiapkan 186 unit vending machine. Selain itu juga akan ada 39 point of sales (POS) mobile untuk fungsi loket melengkapi fasilitas transaksi loket yang telah ada di stasiun.
"POS mobile akan dikonsentrasikan di sejumlah stasiun yang padat penumpang selama musim libur Lebaran, antara lain Bogor (15 unit) dan Rangkasbitung (6 unit). Keberadaan POS mobile ini merupakan upaya KCJ untuk mengurai antrean pengguna THB di stasiun-stasiun yang biasanya banyak di loket atau vending machine," ucapnya.