Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen, Sri Mulyani Sebut Semua Sektor Pulih
·waktu baca 1 menit

Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2021 mencatatkan kinerja yang positif atau tumbuh 7,07 persen secara tahunan atau Year on Year (yoy). Adapun secara kuartalan, naik 3,31 persen.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, angka laju perekonomian kuartal II 2021 menunjukkan semua sektor mulai pulih. Salah satu yang mendongkrak ekonomi nasional pada kuartal II ini terlihat dari belanja pemerintah yang tumbuh 8,06 persen pada kuartal II 2021 secara tahunan.
“Sehingga pertumbuhan ekonomi hanya saat tergantung mesin pertumbuhan yaitu belanja pemerintah,” katanya saat konferensi pers virtual, Kamis (5/8).
Mantan Direktur Bank Dunia tersebut mengungkapkan, beberapa sektor lain seperti konsumsi dan investasi mengalami penurunan atau negatif pada tahun sebelumnya. Sementara itu, pada kuartal II 2021 sektor konsumsi kembali pulih ke 5,93 persen yoy, dan sektor investasi berada di level 7,5 persen.
“Jadi pemerintah menjadi satu-satunya faktor yang mencoba menarik perekonomian sendiri,” jelas Sri Mulyani.
Kendati demikian, sektor belanja pemerintah tak bisa secara optimal mendongkrak perekonomian nasional. Oleh karena itu pertumbuhan 7,07 persen kuartal II 2021 ini menggambarkan seluruh sektor telah mencerminkan pemulihan.
“Sehingga kuartal II cerita mengenai 7,07 menggambarkan seluruh mesin pertumbuhan sudah mulai pulih kembali,” ungkapnya.
