Pesawat Boeing 747-400 Milik Lion Air Pensiun Usai 19 Tahun Beroperasi

Maskapai berbiaya rendah, Lion Air, memutuskan untuk menghentikan operasi Boeing 747-400. Pesawat berbadan lebar ini merupakan satu-satunya armada yang dimiliki Lion Air dengan formasi dua kabin (double deck) yang sudah 19 tahun beroperasi.
“Hari ini menandai bagian dari tonggak sejarah bernilai sepanjang 19 tahun berkiprah dalam operasional penerbangan dengan memasuki masa akhir pengoperasian Boeing 747-400,” ujar Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, melalui keterangan tertulis, Senin (25/3).
Lion Air telah mengoperasikan pesawat tersebut dalam kurun waktu 10 tahun guna melayani penerbangan komersial di domestik seperti Soekarno-Hatta Tangerang, Medan Kualanamu, Batam, Surabaya, Denpasar, dan Makassar, serta tujuan internasional ke Jeddah dan Madinah.
Sejak dioperasikan 23 April 2009 oleh Lion Air, Boeing 747-400 memberikan pengalaman terbang berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 492 kelas ekonomi. Lion Air mengklaim Boeing 747-400 berperan sangat penting dalam perjalanan Lion Air karena memberikan kontribusi positif.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Lion Air mengedepankan dari program revitalisasi atau peremajaan armada. Pesawat berbadan lebar Airbus 330-900NEO akan dikirimkan secara bertahap sesuai jadwal dan direncanakan tiba di Indonesia pada Mei 2019.
“Pada tahun ini, Lion Air akan menerima dua pesawat,” katanya.
Sebelumnya, pada 2018 perusahaan telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900NEO dan memiliki opsi memperoleh empat pesawat sejenis. Kesepuluh pesawat dijadwalkan untuk pengiriman ke Lion Air Group pada 2019 dan 2020.
Kehadiran Airbus 330NEO untuk memperluas jaringan atau rute Lion Air, memperkuat armada serta melengkapi wide body yang sudah dioperasikan Lion Air yaitu tiga Airbus A330-300 (440 kelas ekonomi).
Pengoperasian Airbus 330NEO akan memberikan nilai tambah kepada pelanggan dengan hadirnya terbang langsung, antara lain penerbangan umrah non-stop dari Makassar ke Madinah, Balikpapan ke Jeddah, Surabaya ke Madinah, Solo tujuan Jeddah. Selain itu, Lion Air mempersiapkan ekspansi pasar wisata ke Asia Selatan, salah satunya di India.
