Pindad Uji Coba Ekskavator Amfibi di Sungai Citarum

PT Pindad (Persero) salah satu perseroan yang bergerak dalam sektor persenjataan melakukan uji coba alat berat Excava 200 Ampibhious di Sungai Citarum pada (25/10). Melalui akun instagram @pt_pindad, perseroan menunjukkan beberapa video percontohan yang rencananya diperkenalkan pada pameran konstruksi yang akan digelar 31 Oktober -2 November 2018 mendatang.
"Ekskavator ini adalah varian terbaru yang dilengkapi dengan undercarriage khusus untuk beroperasi di area yang berair seperti rawa dan sungai, Excava 200 Amphibious rencananya diperkenalkan pada pameran konstruksi 2018," tulis akun instagram Pindad seperti dikutip kumparan, Jumat (26/10).

Mengutip melalui website perseroan, spesifikasi alat berat tersebut memiliki engine 2000 rpm, lalu menggunakan bahan bakar diesel fuel (DIN 51601) dengan travel speed 3,2-5,4 kilometer (km) per jam. Adapun ground clearance 471 milimeter (mm), lalu grade ability 70 persen, travel motor 2x axial piston, two step speed, boom cylinder 125 mm x 1300 mm, arm cylinder 140 mm x1500 mm dan bucket cylinder 120 mm x 1070 mm.
"Excava 200 merupakan produk alat berat pertama produksi PT Pindad yang merupakan hasil transformasi kompetensi produk hankam, yaitu kompetensi sistem hydraulic pada kendaraaan khusus jenis recovery dan kompetensi roda rantai," tulis dalam website Pindad.
Sebagai gambaran, harga per unit ekskavator dengan merek lain seperti Komatsu dengan spesifikasi kurang lebih sama dijual seharga USD 56,000 per unit - USD 63,000 per unit. Harga tersebut merupakan harga yang tercantum di Alibaba.com.
Selain memproduksi alat persenjataan, Pindad juga tengah menggarap lini bisnis peralatan industrial khususnya ekskavator. Tahun lalu, Pindad berhasil menjual 100 unit ekskavator. Menurut Direktur Keuangan Pindad Wildan Arief, perseroan menargetkan mampu menjual 150 unit Excava 200 di 2018.
"Tahun ini target 150 unit. Enggak terlalu signifikan tapi ada kenaikan," ucapnya kepada kumparan beberapa waktu lalu.
