Kumparan Logo

PLN: Beban Listrik saat Nataru Capai 35 Gigawatt, Pasokan Aman

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dalam Posko Siaga Suplai Pengamanan Kelistrikan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Minggu (31/12/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dalam Posko Siaga Suplai Pengamanan Kelistrikan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Minggu (31/12/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

PT PLN (Persero) memastikan pasokan daya kelistrikan untuk kebutuhan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) aman. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan siaga kelistrikan untuk menyambut tahun baru 2024 ini dimulai sejak 15 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024.

Darmawan mengungkapkan beban puncak listrik pada Nataru kali ini mencapai 35 gigawatt, sementara daya mampu pasok nasional mencapai 50 gigawatt.

"Sehingga dengan kondisi beban puncak 35 gigawatt dan daya mampu pasok 50 gigawatt, maka pasokan listrik dalam rangka menjaga Natal dan Tahun Baru 2024 adalah dalam kondisi aman," ujar Darmawan di Unit Induk P2B, Gandul Depok, Minggu (31/12) malam.

Darmawan menjelaskan, beban puncak 35 gigawatt malam Tahun Baru 2024 meningkat 11 persen dibandingkan beban puncak tahun lalu. Artinya, pembangunan berjalan dengan lancar serta penyiapan listrik berjalan dengan baik.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dalam Posko Siaga Suplai Pengamanan Kelistrikan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Minggu (31/12/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

"Kami juga menjaga agar perayaan dan kegiatan keagamaan bisa berjalan dengan lancar. Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri menjaga objek vital nasional. Kami juga menjaga kegiatan perayaan natal dan Tahun Baru bisa berjalan dengan baik," tutur Darmawan.

Agar suplai pengamanan listrik aman, PLN mengerahkan 81.000 personel, 1.800 genset, 750 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), serta 1.100 unit gardu yang bergerak.

Darmawan memastikan cadangan batu bara di atas 24 hari operasi pembangkit (HOP). PLN juga melakukan pemeliharaan kondisi pembangkit jauh sebelum Nataru 2024.

"Kami mempersiapkan unit transmisi, gardu induk, distribusi sehingga seluruh sistem PLN kelistrikan bisa menjaga dengan baik. Dalam rangka mudik ini, kami siapkan 624 pengisian stasiun listrik umum di 411 lokasi," terang Darmawan.

PLN sempat menghadapi krisis energi primer tahun lalu, terlebih dengan cadangan pasokan batu bara sangat rendah. Berkat dukungan pemerintah, maka cadangan batu bara tahun ini dipastikan aman.

"Maka sesuai dengan arahan pemerintah cadangan batu bara minimal 15 hari operasi, tapi per hari ini cadangan batu bara PLTU PLN jauh di atas 20 hari, di atas 25 hari operasi," tutur Darmawan.