PLN Siapkan SPLU Fast Charging untuk Mobil Listrik

Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang program percepatan kendaraan bermotor listrik. Hal itu merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.
Direktur Perencanaan Korporat PLN, Syofvi Felienty Roekman, mengungkapkan bahwa nantinya PLN akan terlibat dalam penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).
“Kami akan siapkan supply listrik, PLN tidak akan ikut memproduksi mobil listrik. Kami siapkan SPLU,” katanya saat ditemui di di Hotel Gran Mahakam, Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (3/8).

Dia pun mengungkapkan, SPLU yang dimiliki PLN yang semula slow charging, nanti akan diubah menjadi fast charging agar pengisian bahan bakar mobil listrik cepat. Hal itu diperlukan agar masyarakat mau beralih ke mobil listrik.
“Sekarang memang belum ada, buat apa ada kalau enggak ada objeknya. Kalau dia fast charging kebutuhan besar, kami siap untuk itu sekarang,” papar Syofvi.
Dia menambahkan, jumlah SPLU yang ada di seluruh Indonesia mencapai 1.000 unit hingga akhir tahun lalu. Sementara tahun ini, jumlah SPLU yang terbangun ditargetkan dapat mencapai 3.000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Udah lebih dari 1.000 SPLU tahun lalu, mungkin tahun ini sekarang seluruh Indonesia bisa 3.000-an SPBU, bisa ditambah,” pungkasnya.
