Kumparan Logo

Populer: RI Punya 8 Drone Tempur Buatan China; Anies Bagi Bansos Rp 600 Ribu

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Drone CH 4 milik TNI Angkatan Udara. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Drone CH 4 milik TNI Angkatan Udara. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Drone tempur buatan China saat ini laris manis di pasar militer dunia. Sejauh ini, Indonesia sudah mempunyai 8 drone tempur tersebut.

Informasi tersebut menjadi salah satu yang populer di kumparanBisnis. Berita itu dilengkapi kabar baik tentang warga DKI Jakarta dapat bantuan sosial.

Berikut ini selengkapnya berita populer kumparanBisnis sepanjang hari Minggu (21/3):

RI Punya 8 Drone Tempur Buatan China

Drone tempur buatan China kini mulai menguasai pasar militer dunia. Dibuat oleh Aviation Industry Corp of China(AVIC), perusahaan pelat merah China ini sepanjang periode 2010-2020 telah mengirimkan drone tempur sebanyak 220 unit ke pemesannya di berbagai negara.

Dikutip dari Bloomberg Businessweek, Minggu (21/3), AVIC menduduki peringkat ke-6 dunia sebagai produsen penyuplai helikopter, jet tempur hingga drone militer. Peringkat ke-1 hingga ke-5 masih dipegang oleh produsen peralatan militer asal Amerika Serikat (AS). Merujuk data Stockholm International Peace Research Institute (Sipri), AVIC China telah mengekspor USD 22,5 miliar peralatan militer seperti drone sepanjang 2019.

Melesatnya peringkat AVIC sebagai produsen alutsista dunia, tak lepas dari harga yang ditawarkan. Harga drone buatan AVIC misalnya, lebih murah dari harga pesaingnya seperti drone buatan Israel dan AS. Sebagai ilustrasi, harga 1 unit drone tempur buatan China (CH-4) dibanderol pada kisaran USD 1 juta hingga USD 2 juta per unit, sementara drone sejenis buatan Amerika bisa dijual seharga USD 15 juta per unit.

China juga tidak mendikte dan tak memberikan syarat khusus dari setiap penjualan drone tempur kepada negara pembeli.

AVIC sendiri telah menjual drone Wing Loong (CH) ke negara seperti Mesir, Pakistan, Myanmar, Sudan, Irak, Arab hingga Serbia. Drone buatan China juga membantu militer Nigeria melawan group teroris Boko Haram. Menurut data Sipri dan Lembaga Kajian Pertahanan Strategis, Indonesia telah menerima 8 unit drone tempur CH-4 buatan China. Drone yang dipesan tahun 2017 itu telah dikirim kemiliter Indonesia pada periode 2019-2020.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (13/1). Foto: PPID DKI Jakarta

Anies Bagi-bagi Bansos Rp 600 Ribu untuk Warga DKI

Pembagian bantuan sosial atau Bansos kembali dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk kelompok masyarakat yang berhak. Dikutip dari keterangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ada 3 jenis Bansos yang akan dibagikan untuk kuartal I 2021 ini.

Anies menjelaskan tiga jenis Bansos yang akan dibagikan tersebut yakni bagi pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ). Lantas kapan ketiga jenis dana Bansos tersebut mulai dicairkan?

"Pengumuman, pencairan dana KLJ, KPDJ, dan KAJ triwulan I tahun 2021 akan dilaksanakan mulai 26 Maret 2021," demikian dinyatakan Anies Baswedan dikutip dari akun Instagram-nya, Minggu (21/3).

Untuk besaran Bansos KAJ dan KPDJ masing-masing Rp 300.000 per orang. Sedangkan untuk lansia warga Jakarta pemegang KLJ, Anies membagikan sebesar Rp 600.000 per orang.

Kartu Bansos Pemprov DKI Jakarta tersebut diberikan kepada perorangan, yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan. Mereka yang berhak menerima hanya yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pembagian Bansos dilakukan melalui transfer ke rekening penerima di Bank DKI. Demikian juga dengan pencairannya, dapat dilakukan di kantor-kantor cabang atau melalui ATM Bank DKI dan jaringannya.