Kumparan Logo

Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung Dihentikan Sementara

kumparanBISNISverified-green

Jokowi meninjau proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan LRT Jabodebek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Foto: Kevin S. Kurnianto
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi meninjau proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan LRT Jabodebek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Foto: Kevin S. Kurnianto

Pemerintah memberhentikan sementara proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung mulai 2 Maret 2020 hingga dua minggu ke depan. Penghentian sementara telah diputuskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku telah mendengar keputusan tersebut. Salah satu alasan proyek dihentikan karena bersinggungan dengan pembangunan proyek lain sehingga menyebabkan banjir.

"Saya pikir itu hak Kementerian PUPR untuk berikan sanksi karena kita memang targetkan proyek yang baik tapi disiplin. Jadi saling hormati satu kegiatan dengan kegiatan lain itu penting," kata dia di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Sabtu (29/2).

Foto udara pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dilakukan PT KCIC. Foto: Dok. PT KCIC

Kejadian banjir akibat proyek ini bukan sekali ini terjadi. Awal tahun lalu, Tol Jakarta-Cikampek kebanjiran karena proyek ini menyumbat saluran di sekitarnya. Manajemen proyek kereta cepat dinilai kurang baik sehingga pemerintah menjatuhkan sanksi.

Budi pun bakal memanggil pengelola proyek ini, yakni PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) pada pekan depan. Dia bakal meminta penjelasan dari konsorsium proyek ini, yaitu beberapa BUMN dan China Railways sekaligus mengevaluasinya. Budi mengaku belum tahu apakah penghentian sementara ini bakal bikin proyek molor.

"Saya belum evaluasi lagi. Saya akan evaluasi setelah itu. Tapi saya memahami apa yang dilakukan Pak Basuki (Menteri PUPR). Saya akan panggil 1-2 hari KCIC buat bahas itu semua," ujar Budi.

kumparan post embed