Kumparan Logo

Putri Gus Dur Ditunjuk Jadi Komisaris Independen Unilever Indonesia

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

Alissa Wahid di Gedung Bappenas, Jakarta. Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Alissa Wahid di Gedung Bappenas, Jakarta. Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menunjuk Alissa Wahid sebagai Komisaris Independen usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (27/5). Alissa adalah anak dari almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

“Ibu Alissa Wahid dikenal luas karena sumbangsihnya di sektor sosial, khususnya tentang multikulturalisme, demokrasi serta hak asasi manusia, dan gerakan Muslim moderat di Indonesia,” bunyi pernyataan lembar fakta RUPST, dikutip kumparan pada Jumat (28/5).

Manajemen menganggap Alissa yang juga menjabat sebagai Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI) mampu merangkul ribuan aktivis di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dialog dan pemahaman antaragama, kemasyarakatan yang aktif, demokrasi dan hak asasi manusia.

“Di 2019, beliau ditunjuk oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai Duta Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia, seraya terus aktif mendukung berbagai organisasi dan yayasan sosial lainnya, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Sekretaris Umum Lembaga Kemaslahatan Keluarga,” tulis manajemen.

Logo unilever. Foto: Reuters

Latar belakang pendidikan Alissa yang meraih gelar sarjana dan magister dalam bidang psikologi dari Universitas Gadjah Mada juga dimasukkan di lembar fakta hasil RUPST.

Selain Alissa, manajemen juga menunjuk Fauzi Ichsan sebagai Komisaris Independen. Fauzi Ichsan adalah praktisi ekonomi dan keuangan yang pernah menjabat sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia (LPS), Managing Director Standard Chartered Bank, Penasihat Ekonomi Senior untuk Duta Besar Inggris, dan menempati posisi manajerial dengan Citibank.

“Saat ini, Bapak Fauzi menduduki beberapa posisi jabatan selaku Dewan Komisaris di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), PT Manulife Asset Management Indonesia dan PT AKR Tbk,” tulis manajemen Unilever.

Fauzi memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari London School of Economics and Political Science, University of London, Inggris; dan Master in Development Studies dari Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA, USA.

RUPST juga menyetujui untuk mengangkat kembali anggota Dewan Komisaris Perseroan. Dengan demikian, berikut ini susunan lengkap Dewan Komisaris PT Unilever Indonesia:

Presiden Komisaris: Hemant Bakshi

Komisaris Independen: Alexander Rusli

Komisaris Independen: Alissa Wahid

Komisaris Independen: Debora Herawati Sadrach

Komisaris Independen: Fauzi Ichsan

Komisaris Independen: Ignasius Jonan

RUPST dalam kesempatan ini juga telah menyetujui usulan mengenai remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.