Kumparan Logo

QRIS Bakal Bisa Dipakai di Timor Leste dan Hong Kong Q4 2026

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi QRIS. Foto: Acrams/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi QRIS. Foto: Acrams/Shutterstock

Bank Indonesia (BI) mengungkap perluasan penggunaan QRIS antara negara terbaru. Dalam waktu dekat, QRIS bakal bisa digunakan di Timor Leste dan Hong Kong.

Gubernur BI, Destry Damayanti, menjelaskan nantinya penggunaan QRIS di dua negara itu akan bisa digunakan mulai kuartal atau triwulan IV tahun ini.

“Memperluas kerja sama QRIS antarnegara melalui sandboxing koridor Timor Leste dan Hong Kong mulai triwulan IV 2026,” kata Destry dalam RDG BI, Rabu (21/10).

Di samping itu, ia juga menjelaskan BI saat ini sudah memperluas implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI). Awalnya, KKI memang hanya ada untuk segmen pemerintah saja.

Adapun untuk KKI segmen pemerintah, ia menjelaskan bahwa fitur online payment sudah bisa digunakan pada kuartal IV tahun ini.

“Memperluas implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel dan optimalisasi fitur online payment KKI segmen pemerintah mulai triwulan IV 2026,” ujarnya.

Selain kedua hal itu, Destry juga menjelaskan beberapa langkah yang dilakukan BI pada kuartal IV tahun ini. Mulai dari Penerbitan Peraturan Bank Indonesia (PBI) tata kelola data sistem pembayaran sesuai UU Perlindungan Data Pribadi sampai dengan Penataan kerja sama penyelenggara sistem pembayaran dengan penyelenggara penunjang.

Di samping itu, Destry juga berkomitmen bahwa BI akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dan sinergi dengan Pemerintah, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), serta instansi terkait untuk memperkuat ketahanan eksternal, menjaga stabilitas perekonomian, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.