QRIS di BRImo Bikin Transaksi Makin Mudah, Makin Luas
·waktu baca 2 menit

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendorong transaksi digital, di antaranya melalui aplikasi BRImo. Salah satu fitur transaksi dalam financial super apps milik BRI itu adalah QRIS atau Quick Response-code Indonesian Standard.
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, menuturkan fitur QRIS di aplikasi BRImo sangat memudahkan transaksi bagi konsumen maupun pedagang atau pemilik merchant. “Hingga April 2022 sudah sebanyak 2,2 juta merchant yang terkoneksi ke fitur QRIS di BRImo dan jumlah itu akan terus bertambah,” kata Handayani dalam wawancara khusus dengan kumparan di program To The Point.
Sesuai aturan Bank Indonesia (BI), penggunaan fitur QRIS di BRImo dibatasi maksimal Rp 10 juta per transaksi. Sementara nilai minimal transaksi tidak dibatasi. Dengan nilai transaksi yang relatif kecil tersebut, Handayani menilai, fitur QRIS memang sangat sesuai dengan kebutuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Nah karena transaksinya small picker size, memang ditujukan lebih banyak kepada merchant atau toko-toko yang sifatnya UMKM. Jadi memang kita lihat ini kebutuhan untuk transaksi digital semakin masif termasuk juga untuk UMKM, memang kalau kita lihat BRI menyasar nasabah-nasabah UMKM,” imbuh Handayani.
Melihat potensi besar transaksi digital melalui fitur QRIS di BRImo, serta untuk mendukung pengembangan bisnis UMKM, BRI akan terus mengembangkan fitur QRIS tersebut. Seperti percepatan settlement transaksi bagi pemilik merchant, serta penjajakan transaksi QRIS lintas negara.
Untuk mengetahui prospek pengembangan fitur QRIS tersebut, simak wawancara selengkapnya dengan Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, di program To The Point.
