Bisnis
·
14 Januari 2021 16:49

Rencana Gojek di 2021: Luncurkan GoCorp hingga Pakai Kendaraan Listrik

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rencana Gojek di 2021: Luncurkan GoCorp hingga Pakai Kendaraan Listrik (436866)
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat menunggu penumpang di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Rabu (10/6). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Gojek sudah menyiapkan berbagai strategi dalam meningkatkan layanannya di tahun 2021. Chief Transport Officer Gojek Group, Raditya Wibowo, mengungkapkan salah satu langkah yang akan diambil adalah meluncurkan GoCorp.
ADVERTISEMENT
Raditya berharap GoCorp bisa menjadi solusi layanan perjalanan bisnis yang nyaman dan aman khususnya bagi perusahaan dan karyawan. Ia mengatakan, kantor yang sudah menerapkan WFO pasti menginginkan pegawainya bisa pulang dan pergi dengan aman.
“Jadi kita berpikir bagaimana caranya bisa membantu mereka. Jadi ini (GoCorp) fungsinya ada dua. Untuk perusahaannya bisa mendistribusikan, memonitor, dan membatasi tunjangan perjalanan bisnis karyawan,” kata Raditya saat konferensi pers secara virtual, Kamis (14/1).
“Dan untuk karyawannya juga bisa melakukan perjalanan bisnis tanpa melakukan reimbursement, jadi enggak harus nalangin dengan duit sendiri dulu,” tambahnya.
Rencana Gojek di 2021: Luncurkan GoCorp hingga Pakai Kendaraan Listrik (436867)
Logo baru GOJEK Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan
Raditya menjelaskan apabila perusahaan sudah mendaftar atau sudah menjadi customer, maka pembayarannya bisa menggunakan metode GoCorp dan langsung ditagihkan ke rekening perusahaan. Namun, belum diketahui detail GoCorp termasuk waktu pasti peluncurannya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Raditya mengungkapkan pihaknya berkomitmen meneruskan program ramah lingkungan melalui GoGreener. Salah satu bentuknya adalah penggunaan kendaraan listrik.
“Jadi ada beberapa hal di sini, yang pertama uji coba kendaraan listrik. Jadi ini kemarin kita memang sudah ada kerja sama dengan Pertamina untuk melakukan pilot komersial motor listrik di Jabodetabek,” ungkap Raditya.
Raditya mengatakan, program tersebut bakal memanfaatkan teknologi yang ada khususnya terkait penggunaan baterai. Menurutnya kendaraan atau motor listrik yang digunakan bisa memudahkan.
“Menurut kita ini menarik, pengalaman ganti baterainya kalau sudah habis sangat cepat dan bahkan mungkin lebih gampang dari pada ngisi bensin, tinggal tukar saja baterainya, jadi enggak ribet,” terang Raditya.
Selanjutnya dalam GoGreener juga melibatkan customer untuk penanaman pohon. Langkah itu terkait dengan emisi yang dihasilkan dari transportasi yang selama ini digunakan. Ada juga uji emisi kendaraan bermotor.
ADVERTISEMENT
“Mengenai uji emisi kendaraan bermotor ini juga yang pertama di Indonesia kerja sama dengan Pemda DKI untuk menguji emisi kendaraan driver-driver kami,” tutur Raditya.
Langkah protokol kesehatan melalui J3K atau Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan juga terus diperhatikan di 2021.