Kumparan Logo

RI Impor Kurma 16,47 Ribu Ton Selama Februari 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kurma impor Toko Karomah terletak di Pasar Tanah Abang. Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kurma impor Toko Karomah terletak di Pasar Tanah Abang. Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengimpor kurma sebanyak 16,47 ribu ton sepanjang Februari 2025. Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya sebanyak 16,43 ribu ton.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan secara nilai impor kurma tersebut membuat Indonesia merogoh anggaran sebesar USD 18,09 juta.

"Kita melihat tren impor kurma terlihat mulai meningkat dalam 5 bulan menjelang periode Ramadan dan Lebaran, dan paling tinggi ada di bulan Januari dan Februari," ucap Amalia dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Senin (17/3).

Berdasarkan negara asal, impor kurma di Februari masih didominasi oleh kurma dari Mesir sebesar 9,24 ribu ton dengan share sebesar 56,12 persen.

Disusul oleh Arab Saudi sebagai negara kedua paling banyak impor kurma ke Indonesia sepanjang Februari 2025, sebanyak 2,69 ribu ton dengan share 16,32 persen, dan negara ketiga ialah Uni Emirat Arab sebanyak 1,19 ribu ton dengan share 7,22 persen.

"Secara kumulatif, sepanjang Januari-Februari 2025 impor kurma tercatat sebesar 32,89 ribu ton atau senilai USD 38,76 juta," katanya.

instagram embed