Kumparan Logo

RI Mau Jadi Negara Maju, Investasi Hilirisasi Harus Tembus Rp 8.615 T

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menemui ASEAN Business Advisory Council (BAC) Malaysia di sela rangkaian KTT ASEAN ke-43. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menemui ASEAN Business Advisory Council (BAC) Malaysia di sela rangkaian KTT ASEAN ke-43. Foto: Dok. Istimewa

Pemerintah menargetkan Indonesia bakal menjadi negara maju pada 2045. Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sebelum mencapai itu, Indonesia membutuhkan investasi hilirisasi hingga USD 545,3 miliar atau sekitar Rp 8.615 triliun (kurs Rp 15.800).

"Untuk Indonesia menjadi negara maju dan Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan investasi hilirisasi pada 21 komoditas, 8 sektor sebesar USD 545,3 miliar," kata Bahlil di kantornya, Jumat (20/10).

Sementara sektor yang masuk dalam Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis 2023-2035 antara lain mineral dan batu bara, minyak bumi dan gas alam, perkebunan, kelautan, perikanan, kehutanan, hingga ekosistem kendaraan listrik.

"Ini baru kemudian bisa pendapatan per kapita kita di atas USD 10.000, sekarang masih di bawah USD 5.000, sekitar USD 4.700-4.800," ungkap Bahlil.

Berikut daftar 21 komoditas yang masuk dalam Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis 2023-2035:

  1. Batu bara

  2. Nikel

  3. Timah

  4. Tembaga

  5. Bauksit

  6. Besi

  7. Perak

  8. Emas

  9. Aspal buton

  10. Minyak bumi

  11. Gas alam

  12. Kelapa sawit

  13. Kelapa

  14. Karet

  15. Biofuel

  16. Kayu getah pinus

  17. Udang

  18. Ikan

  19. Kepiting

  20. Rumput laut

  21. Garam

Terpisah, Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan sebelum mencapai Indonesia emas 2045, Indonesia harus lepas dulu dari negara berpenghasilan rendah.

"Di tahun 2030 ini kita berharap bahwa kita bisa mencapai negara berpenghasilan menengah atau lepas dari middle income trap, di mana Indonesia merencanakan pertumbuhan GDP kita per income per kapita itu di atas (USD) 10.000 dia di atas tahun 2030," kata Airlangga saat HSBC Summit di Jakarta, pada Rabu (11/10).

Pendapatan per kapita Indonesia saat ini berada di USD 4.700. Airlangga memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2024 antara 5 persen sampai 5,5 persen. Ia menyebut dari angka itu pertumbuhan income per kapita bisa mencapai USD 5.500. Pendapatan tersebut ditargetkan terus naik.