Ridwan Kamil Undang Belgia untuk Bangun Peternakan Sapi di Jabar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menjajaki kerja sama dengan Belgia khususnya untuk pengembangan sapi di Jabar. Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi masyarakat tanpa harus impor.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil, menuturkan Belgia memiliki spesies sapi unggul yang dinamakan Belgium Blue. Emil pun tertarik dan ingin ada perusahaan asal Belgia yang mau berinvestasi di sektor peternakan sapi di Jabar .
"Yang paling saya titipkan adalah bisnis sapi. Sapi Belgia terkenal ke seluruh dunia. Belgium Blue ini gede-gede dan teknologinya kita akan fokuskan itu di jangka pendek," kata Emil dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/6).
Emil bilang kebutuhan daging sapi di Jabar sangat besar. Sementara itu kemampuan peternak lokal baru dapat menyuplai sekitar 3 persen dari kebutuhan masyarakat di Jabar.
Maka dia mencanangkan ada program One Pesantren One Product (OPOP). Namun program ini baru bisa berjalan jika ada perusahaan Belgia yang mau berinvestasi di sektor peternakan sapi di Jabar.
"Oleh karena itu, kami minta didatangkan perusahaan dari Belgia berinvestasi, melatih dan salah satunya dari Pak Uu karena Pak Uu pernah berkunjung ke Belgia adalah bagaimana program Satu Pesantren Satu Produk itu juga salah satu bisnisnya sapi," tuturnya.
Selain bisnis peternakan sapi, Emil juga memperkenalkan Segitiga Rebana yang disebut-sebut akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dia berharap ada perusahaan Belgia yang mau berinvestasi di kawasan ini.
"Puluhan lokasi sudah siap, mudah-mudahan salah satunya bisa diambil investasinya oleh perusahaan dari Belgia," ucapnya.
Sementara itu, Emil secara khusus meminta agar Duta Besar Belgia untuk Indonesia membantu membuka Jabarano Cafe di Belgia. Hal ini penting agar pemasaran kopi asal Jabar di Belgia semakin mudah.
"Terakhir, saya meminta Pak Dubes membantu membuka Jabarano Cafe, diplomasi kopi-kopi Jawa Barat di Belgia. Jadi, mau tukar balik diplomasinya seperti itu," katanya.
Di tempat yang sama, Duta Besar Belgia untuk Indonesia, H.E. Stephane De Locker, akan segera mendiskusikan permintaan Emil khususnya mengenai peternakan sapi. Dia bilang bahwa Belgia sudah ikut berperan dalam pengembangan ternak di Bogor.
Selain itu pihaknya berencana akan membawa beberapa delegasi bisnis Belgia ke Jabar pada Oktober 2019 mendatang. Dia menyatakan ada banyak hal yang dapat dikerjasamakan, seperti di sektor infrastruktur, produk makanan halal, serta sektor industri lainnya.
"Dan poin kami dalam pertemuan ini adalah kami punya hubungan jangka panjang dengan Gubernur, hubungan jangka panjang antara daerah di Belgia dengan Jawa Barat dan Bandung," jelas dia.
