Riset INDEF: Jokowi hingga Luhut Kebanjiran Sentimen Negatif di Sosmed

Selama masa pandemi corona, sosial media dibanjiri oleh banyak sentimen. Tak terkecuali, sentimen negatif yang menyasar Presiden Joko Widodo hingga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Instrumen machine learning INDEF menjaring percakapan tentang individu-individu pejabat dan jajaran pemerintah ini dilakukan pada 27 Maret hingga 25 April 2020.
"Dari total 248 ribu percakapan tentang isu COVID-19, terjaring tidak kurang dari sekitar 22.574 percakapan tentang presiden Jokowi. Dari analisis sentimen, sekitar 68 persen sentimennya negatif," ujar peneliti Indef Datalyst Center Imam Maulana dalam Webinar online, Minggu (26/4).
Di periode yang sama, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendapatkan sentimen negatif sebesar 79 persen dengan total 2.384 perbincangan. Sedangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dapat 81 persen sentimen negatif atau sebanyak 6.895 perbincangan.
Adapun pejabat publik yang paling banyak dibanjiri sentimen negatif adalah Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
"Total ada 1.167 perbincangan atau sebesar 86 persen (sentimen negatif)," ujarnya.
Tak hanya tokoh pejabat, riset INDEF tersebut juga mengungkap terkait kebijakan-kebijakan pemerintah selama pandemi corona yang bersentimen negatif. Misalnya pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 31 Maret 2020. Sentimen yang muncul yaitu 79 persen negatif. Mayoritas perbincangan adalah darurat sipil tidak relevan, lepas tangan pemerintah untuk kebutuhan hidup, hingga PSBB tidak efektif.
Selanjutnya, soal ketidaktegasan pemerintah dalam memberlakukan larangan mudik pada 2 April 2020. Kebijakan ini direspons oleh 54 persen warganet dengan negatif. Topik perbincangannya seputar ekonomi rentan mudik karena nol pendapatan, larangan mudik hanya sebatas imbauan.
Pengangguran akibat corona juga mendapatkan sentimen 84 persen negatif. Lalu program Kartu Prakerja dengan 81 persen sentimen negatif. Ada pula, program jaring pengaman sosial dengan 56 persen sentimen negatif dan aturan khusus penghinaan presiden dengan 89 persen sentimen negatif.
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
