S&P Naikkan Peringkat Jelang Ramadhan, Saham Berikut Bisa Jadi Pilihan

Kenaikan peringkat yang diberikan Standard and Poor's (S&P) untuk Indonesia menjadi layak investasi menjelang Ramadhan dan Lebaran 2017 dinilai menjadi momentum bagi para investor lokal. Peringkat layak investasi ini kembali disandang Indonesia setelah 1998.
Analis Investasi Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, menilai pemberian peringkat investasi tersebut akan menggeliatkan beberapa sektor seperti perbankan. Namun, jika berniat untuk mengoleksi saham saat lebaran, mana yang sebaiknya dipilih?
Baca juga: Rating Utang RI Naik Akan Dongkrak Investasi di RI Sampai 8 Persen Harapan Sri Mulyani Usai S&P Naikkan Peringkat RI Jadi Layak Investasi
Kiswoyo mengatakan momentum kenaikan peringkat ini akan langsung dirasakan oleh sektor konsumsi yang akan mengalami penguatan. Menurut dia, dengan kenaikan tersebut, menandakan ekonomi Indonesia stabil sehingga akan meningkatkan konsumsi masyarakat.
"Sebentar lagi bulan puasa, didukung oleh ekonomi yang menggeliat karena kenaikan rating dari S&P, dipastikan konsumsi menguat," tuturnya.
Sementara itu, pakar saham Ellen May menjelaskan, membaiknya rating investasi di Indonesia akan menyebabkan risiko kredit (credit risk) turun sehingga global bond lebih diminati dan menyebabkan cost of fund turun. Penurunan cost of fund tersebut akan langsung dirasakan oleh saham-saham di sektor perbankan.
Menurut Ellen, dengan pemberian tingkat suku bunga yang lebih kompetitif, perusahaan-perusahaan pun akan lebih bersemangat untuk melakukan ekspansi.
"Apalagi perusahaan-perusahaan di sektor consumer good, yang menjelang bulan puasa ini biasanya mengalami tingkat kenaikan penjualan tertinggi, beberapa contohnya seperti Indofood (INDF) dan Unilever (UNVR)," tutur Ellen.
