Kumparan Logo

Saat Nataru, ASDP Prediksi Penumpang Ketapang-Gilimanuk Turun 35 Persen

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peserta memasuki kapal feri di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Peserta memasuki kapal feri di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi penumpang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 menurun. Terutama di dua pelabuhan yang paling sibuk yaitu Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan, penurunan penumpang disebabkan pademi COVID-19.

“Kami memprediksi akan terjadi penurunan di Merak 19 persen dari tahun lalu dan di Ketapang 35 persen dari tahun lalu. Tren seperti biasanya di dua lintasan itu paling ramai jika terjadi libur khusus,” katanya melalui webinar Layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (14/12).

Peserta memasuki kapal dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Gilimanuk, Bali. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Ira menuturkan, saat ini perusahan telah melayani penjualan tiket secara online untuk mempermudah calon penumpang membeli. Hal ini sebagai antisipasi antrean fisik penumpang.

“Dengan adanya reservasi online kami bisa mengelola antrean. Orang tidak perlu juga datang ke pelabuhan beli tiket. Kita mohon dilakukan dari rumah,” sambungnya.

Tahun ini ASDP meraih kontrak subsidi perintis senilai Rp 377 miliar yang ditargetkan dapat melayani 187 lintasan perintis di seluruh Indonesia dengan 73 unit kapal dan 76.654 trip.

Adapun tahun ini ASDP meraih kontrak subsidi perintis senilai Rp 377 miliar yang ditargetkan dapat melayani 187 lintasan perintis di seluruh Indonesia dengan 73 unit kapal dan 76.654 trip.

Liburan Nataru, ASDP Targetkan Layani 2,17 Juta Penumpang

Ira menambahkan, puncak arus berangkat Natal diperkirakan jatuh pada 22-23 Desember dan puncak arus balik Tahun Baru diperkirakan terjadi pada awal Januari.

"Tahun ini, ASDP akan melakukan pemantauan khusus pada 10 lintasan penyeberangan dengan target penumpang sejumlah 2,17 juta orang," katanya.

Sementara itu kendaraan roda 2 sejumlah 152 ribu unit kendaraan, dan kendaraan roda 4 sejumlah 449 ribu unit kendaraan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Pusa Dewi (kanan) saat berkunjung ke kantor kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Berbagai persiapan sarana dan prasarana telah dilakukan baik di pelabuhan dan kapal sehingga pelaksanaan operasional liburan nataru pada masa adaptasi kebiasaan baru dapat berjalan dengan baik.

"Target ASDP, seluruh pengguna jasa dapat terlayani dengan baik, tidak adanya komplain, dan yang terpenting adalah pengguna jasa menyeberang dengan aman, nyaman dan selamat hingga tujuan pada periode Natal dan Tahun Baru ini," tutur Ira.

Adapun 10 lintasan penyeberangan yang dipantau khusus selama angkutan Nataru yaitu, Merak - Bakauheni, Ketapang - Gilimanuk, Padangbai- Lembar, Kayangan - Pototano, Tanjung Kelian - Tanjung Api-api, Telaga Punggur - Tanjung Uban, Ajibata - Ambarita, Bitung - Ternate, Hunimua - Waipirit, dan Kupang - Rote.