Kumparan Logo

Selain Selisih Harga, Investasi Valas Bisa Buat Sekolahkan Anak ke Luar Negeri

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi uang dolar. Foto: Aditia Noviansyah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang dolar. Foto: Aditia Noviansyah

Keuntungan dari investasi di valuta asing atau valas memang tidak bisa didapatkan dalam jangka waktu dekat. Namun, investasi tersebut dianggap tidak hanya berhenti di selisih harga saja.

Perencana Keuangan dari Advisor Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, mengungkapkan investasi valas bisa menjadi keuntungan tersendiri apabila dalam jangka waktu tertentu ingin mendaftarkan anak untuk sekolah di luar negeri atau di negara tempat mata uang tersebut.

"Selain bisa berpotensi mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual, investasi di valas akan sangat menguntungkan bila kita memiliki tujuan-tujuan tertentu di masa mendatang semisal ingin menyekolahkan anak kita di negara asal uang tersebut atau kita ingin suatu ketika bekerja atau bermigrasi ke negara tersebut," kata Andy saat dihubungi, Selasa (13/7).

Andy mengatakan dengan sudah investasi di valas setidaknya bisa mengamankan atau terhindar dari potensi risiko penurunan nilai mata uang rupiah terhadap mata uang negara yang dituju. Sehingga dalam jangka panjang bisa bermanfaat khususnya saat memutuskan pindah ke luar negeri.

Karyawan menghitung uang dolar Amerika Serikat (AS) di tempat penukaran valuta asing, Jakarta, Rabu (6/1). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Namun, Andy mengingatkan untuk mendapatkan keuntungan dari valas tidak boleh sembarangan memilih mata uang. Ia menyarankan mata uang yang dipilih adalah yang negaranya kondisi politik dan ekonominya stabil.

"Untuk bisa mendapatkan keuntungan dari selisih jual beli valas, maka yang harus diperhatikan adalah kita investasinya ke mata uang yang nilainya relatif kuat dan stabil atas mata uang rupiah. Sebagai contoh yang paling banyak tentunya dolar AS. Selain itu kita bisa memilih dolar Australia ataupun dolar Singapura," ujar Andy.

"Bila ingin investasinya sedikit demi sedikit dan dalam bentuk tabungan, kita bisa melakukannya dengan cara membuka tabungan dalam bentuk dolar AS juga," tambahnya.

kumparan post embed

Lebih lanjut, Andy menuturkan investasi valas dalam kondisi dan situasi ekonomi yang cenderung stabil pertukaran nilai mata uangnya, maka persentase keuntungannya dan jangka waktunya bisa mencapai satu tahun. Namun, investasi ini akan menarik bagi yang baru mau belajar karena risikonya yang relatif rendah.

"Investasi valas sebenarnya merupakan salah satu bentuk investasi yang sudah dikenal dari lama. Namun memang sangat tergantung dari kondisi dan situasi ekonomi dan politik di Indonesia dan negara yang uangnya ingin kita miliki," tutur Andy.