Kumparan Logo

Sempat Dibahas Luhut, BPS Catat Nilai Ekspor Durian RI Tembus Rp 816 Juta

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panitia memanjat tumpeng durian setinggi 3 meter dan membagikannya kepada pengunjung secara gratis dengan sistem kupon dalam gelaran International Durio Festival 2024 di Desa Wisata Durensari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (21/4/2024).  Foto: Destyan Sujarwoko/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Panitia memanjat tumpeng durian setinggi 3 meter dan membagikannya kepada pengunjung secara gratis dengan sistem kupon dalam gelaran International Durio Festival 2024 di Desa Wisata Durensari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (21/4/2024). Foto: Destyan Sujarwoko/ANTARA FOTO

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor durian ke luar negeri mencapai USD 52 ribu atau setara dengan Rp 816 juta (kurs Rp 15.702) per Juli 2024.

"Ekspor durian itu ada dikategori HS 08106000, ini nilainya USD 52.000,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Kamis (15/8).

Amalia mengatakan, Singapura dan Malaysia menjadi negara tujuan utama ekspor durian di Juli 2024.

Rencana menggenjot ekspor durian sempat dibahas Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Dia menyebut, RI bekerja sama dengan China menggencarkan ekspor durian dari Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga Papua Barat

Melalui unggahan Instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan, Luhut membeberkan beberapa hasil pertemuan ke-4 High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) Indonesia dengan China, salah satunya bidang hortikultura.

Ilustrasi Durian. Foto: Shutterstock

"Ada satu yang disentuh tadi malam soal durian. Ini lagi-lagi durian jangan dianggap enteng karena kita cari tempatnya, kita lihat ada di Sulawesi Tengah, juga ada lahan untuk bisa durian dan sekarang di Fakfak (Papua Barat), kita temukan bisa 2 ribu hektare," ungkapnya, dikutip Senin (22/4).

Luhut mengatakan, China bisa mengimpor durian mencapai USD 8 miliar atau setara Rp 130 triliun. Dengan begitu, jika masing-masing daerah bisa mengekspor USD 500 juta saja akan sangat menguntungkan para petani.

"Begitu juga dengan Humbang Hasundutan (Sumatera Utara), kalau dia bisa impor USD 200 juta atau USD 100 juta saja itu sudah Rp 1 triliun, bayangkan penduduk hanya dengan 100 ribu itu ekspor durian dengan nilai Rp 1,5 triliun, itu akan membuat kesejahteraan rakyat di sana luar biasa," katanya.

instagram embed