ShopeePay Buat Bisnis Sepatu Bertabur Manik PVRA Naik Kelas di Tengah Pandemi
·waktu baca 2 menit

Pandemi COVID-19 membuat mobilitas masyarakat menjadi terbatas. Hal ini pun turut menekan bisnis alas kaki bertabur manik, PVRA.
Adanya layanan pembayaran digital seperti ShopeePay, membuat usaha tersebut tetap bisa bertahan di tengah pandemi ini. Meskipun pelaku usaha juga harus putar otak agar bisnis terus berjalan.
"Kalau pandemi ini jarang banget kan orang pergi. Kalau pun pakai alas kaki yang bisa dipakai di rumah, slippers, tas yang gampang dibawa kemana-mana. Makanya produk kita di tahun keenam ini jadi banyak banget, beragam, enggak cuma sepatu dan sandal," ujar Kara Nugroho, Co-Founder & Creative Direvtor PVRA dalam ShopeePay Talk, Jumat (18/6).
Kara melanjutkan, usaha yang dibangun sejak 2015 itu harus mengalami situasi yang sulit di tahun lalu. Tak hanya itu, cita-citanya untuk membuat PVRA dikenal dalam kancah internasional pun mesti tertunda.
PVRA sendiri pernah menjadi satu dari deretan brand yang tampil di ajang London Fashion Scout 2019. London Fashion Scout merupakan bagian dari London Fashion Week, yang menampilkan sejumlah desainer brand dari seluruh dunia.
"Iya kami tampil di London Fashion Scout tahun 2019, lalu tahun berikutnya pandemi. Jadi udah punya rencana selanjutnya mau ke negara ini, negara itu, kemudian pandemi, semua mau enggak mau harus di-postpone," jelasnya.
Namun berkat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk konsumen loyal, PVRA bisa terus bangkit. Tak hanya itu, Kara juga menyebutkan salah satunya berkat dukungan pembayaran digital ShopeePay.
Kara menceritakan, awal mulanya bisnis PVRA hanya di media sosial Instagram. Dalam periode tersebut, ia kerap menemui konsumen yang tak jujur.
"Jadi waktu awal kita bisnis itu via Instagram. Di sini ada waktu itu customer bilang udah ditransfer, ternyata bukti transferan ini palsu. Makanya sekarang ada pembayaran digital bikin kejadian itu enggak terulang lagi," tambahnya.
PVRA memiliki berbagai varian sepatu dan sandal, seperti sepatu seperti siluet pointy, sandal strap, classic flat, hingga heels. Koleksi-koleksi tersebut dibuat dari bahan kulit terbaik dalam sentuhan warna-warna hangat. Adapun untuk range harga yang ditawarkan mulai dari Rp 395.000 hingga Rp 850.000
Selain produk alas kaki, PVRA juga memproduksi beberapa pilihan produk lainnya, seperti tas yang dibanderol mulai dari Rp 129.000, sleep dress mulai dari Rp 275.000, serta masker yang dijual mulai dari Rp 89.000. Masker ini diproduksi untuk menjawab kebutuhan masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini.
Untuk penjualan offline, saat ini PVRA sudah tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Ke depan, Kara juga berharap agar PVRA dapat kembali melenggang hingga ke pasar internasional.
