Kumparan Logo

Siap-siap, Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi daftar kartu PraKerja. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daftar kartu PraKerja. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Manajemen program pelatihan Kartu Prakerja memberi sinyal akan dibukanya penerimaan peserta gelombang 18. Kabar ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari.

Denni mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari Komite Cipta Kerja. Setelah ada keputusan, gelombang pendaftaran buat semester II bakal dibuka. Meskipun begitu, ia tidak menyebut secara pasti kapan bakalan dimulai lagi pendaftaran ini.

"Karena kita harus tertib administrasi dan prosedur, jadi sobat Prakerja mohon sabar. Insyaallah dalam waktu dekat ini gelombang 18 itu akan dibuka, jadi sabar saja," jelas Denni dalam acara peluncuran survei CSIS Indonesia terkait program Prakerja, Jumat (13/8).

Menurut Denni, dana yang telah dianggarkan buat pelaksanaan program pelatihan plus insentif ini adalah sebesar Rp 10 triliun. Dana tersebut merupakan yang telah disepakati dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Januari 2021.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari. Foto: Dok. Kantor Staf Presiden

Anggaran ini sebetulnya masih mengalami penambahan lagi bila mengacu penjabaran Menkeu saat kebijakan PPKM diberlakukan. Di mana Kemenkeu mengalokasikan lagi dana sebesar Rp 10 triliun buat sektor ketenagakerjaan.

Sebesar Rp 8,8 triliun dari dana tersebut diperuntukkan buat program subsidi gaji. Sedangkan sisanya sebanyak Rp 1,2 triliun menjadi dana tambahan lagi buat program Prakerja.

Sama seperti 17 gelombang yang sudah berjalan sebelumnya, kata Denni, pelaksanaan program Prakerja di semester II ini ditargetkan menyasar sebanyak 2,7 juta peserta.

kumparan post embed

Adapun yang diperbarui pada pelaksanaan program setelah ini, terutama adanya fasilitasi interaksi antara peserta dengan para pemberi pelatihan.

"Pelatihan yang ada di Prakerja itu ditingkatkan lagi kualitasnya, di mana nantinya di semester 2 itu juga dapat kemudian langsung berinteraksi dan konsultasi dengan para instruktur," pungkas Denni Puspa Purbasari.