Stabilkan Harga Beras, Bulog Aceh Gelar Operasi Pasar 200 ton per hari

3 Januari 2019 12:49 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pelepasan beras OP-CBP secara simbolis di kantor Perum BULOG Divisi Regional Aceh, Kamis (3/1). (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pelepasan beras OP-CBP secara simbolis di kantor Perum BULOG Divisi Regional Aceh, Kamis (3/1). (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Untuk menjaga Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH), Perum Bulog Divisi Regional Aceh akan rutin menggelar Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP-CBP). Bulog menggelontorkan stok beras medium yang mereka punya ke berbagai pasar di Aceh.
ADVERTISEMENT
Pelepasan beras OP-CBP ini secara simbolis berlangsung di kantor Perum Bulog Divre Aceh, oleh Kadis Perindag Aceh, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, dan sejumlah pejabat terkait dari Pemprov Aceh, Kamis (3/1).
Kepala Kepala Divisi Regional Perum BULOG Aceh, Basirun, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan perintah Direksi Perum BULOG melalui Faksimili Nomor F-6761/DO303/27122018 tanggal 27 Desember 2018 atas hasil Rakortas Tingkat Menteri tanggal 27 Desember 2018 yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo terkait pelaksanaan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) melalui OP CBP.
“Pelaksanaan OP-CBP bertujuan agar masyarakat berkesempatan mendapatkan harga beras yang terjangkau dan terjaga daya belinya, serta dapat menyeimbangkan pasokan beras di pasar untuk menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok,” kata Basirun saat melepas OP CBP.
Pelepasan beras OP-CBP secara simbolis di kantor Perum BULOG Divisi Regional Aceh, Kamis (3/1). (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pelepasan beras OP-CBP secara simbolis di kantor Perum BULOG Divisi Regional Aceh, Kamis (3/1). (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Dikatakan Basirun, pelaksanaan OP CBP tahun 2019 akan dioptimalkan khususnya pada bulan Januari hingga pertengahan Februari. Dikarenakan masih dalam masa paceklik, dan akan mengalami penurunan bahkan berhenti pada saat panen raya.
ADVERTISEMENT
"Untuk pelaksanaan OP CBP tahun 2019 yang dimulai pada hari ini, selain kami akan optimalkan dengan titik OP atau saluran yang sudah ada, juga masih memungkinkan dangan perluasan titik OP lainnya, khususnya di pasar-pasar yang membutuhkan penambahan pasokan beras medium," imbuhnya.
Memasuki tahun 2019, Perum Bulog Aceh sesuai arahan pusat terus menggelontarkan stok OP beras medium. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir, jika rata-rata pada Januari-Februari 2018 lalu beras yang digelontorkan 100-150 ton per hari, maka di tahun 2019 ditargetkan akan menggelontorkan 200 ton per hari ke setiap pasar di Aceh.
“Masyarakat tidak perlu khawatir soal stok kami saat ini menguasai 25.625 ton. Tidak usah takut Maret, April, hingga Mei itu sudah panen raya insyaallah semuanya cukup,” kata Basirun.
Pelepasan beras OP-CBP secara simbolis di kantor Perum BULOG Divisi Regional Aceh, Kamis (3/1). (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pelepasan beras OP-CBP secara simbolis di kantor Perum BULOG Divisi Regional Aceh, Kamis (3/1). (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Untuk harga beras medium selama 2018 sampai saat ini masih kisaran antara harga Rp 9.600 per kg tergantung merek. Sedangkan untuk beras premium, harganya berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 12.500 per kg.
ADVERTISEMENT
Basirun menjelaskan, pelaksanaan OP-CBP selama tahun 2018 telah dilakukan di 115 titik OP atau saluran dengan realisasi mencapai 12.896 ton. Meliputi pasar-pasar, Rumah Pangan Kita, mitra distributor, sinergi BUMN Pangan dan Satgas OP CBP Perum BULOG,
“Selama 2018 kondisi perberasan di seluruh Aceh menurut catatan kami harga sangat stabil baik untuk beras premium maupun beras medium juga pasokan di pasar sangat mencukupi,” pungkasnya.