Sudaryono soal Anggaran BGN Rp 240 Triliun pada 2027: 97 Persen untuk MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap rencana penggunaan anggaran BGN pada 2027 yang mencapai sekitar Rp 240 triliun.
Hal ini disampaikan Sudaryono usai bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor pusat Kemenkeu, Jakarta, Jumat (28/8).
"Tentu saja kami membicarakan mengenai rencana pelaksanaan MBG di tahun 2027, yang tentu saja semua sudah tahu anggarannya sekitar Rp 240 triliun," ucap Sudaryono kepada wartawan.
Sudaryono menyebut porsi terbesar dari anggaran tersebut dialokasikan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan menyasar 72,1 juta penerima manfaat. Jumlah anggarannya sekitar 97% dari total pagu atau sekitar Rp 232,8 triliun.
"Yang dialokasikan untuk operasional BGN itu sekitar 97 persennya untuk untuk program makannya," ujarnya.
Dengan demikian, porsi anggaran untuk operasional BGN hanya sekitar 3 persen atau Rp 7,2 triliun dari total pagu tersebut.
Menurut Sudaryono, dana ini akan digunakan untuk fungsi pengawasan dan monitoring, termasuk pembayaran gaji kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus PPPK dan digaji langsung oleh BGN, dengan jumlah total lebih dari 30.000 orang.
"Untuk operasional BGN sendiri sebetulnya hanya sekitar 3 persen dari anggaran itu, kalau 3 kali Rp 240 sekitar Rp 6 triliun, Rp 6 koma sekian untuk fungsi pengawasan, untuk kemudian monitoring gaji-gaji termasuk gaji kepala SPPG," tutur Sudaryono.
