Kumparan Logo

Susi: Saya Tidak Akan Mundur Kecuali Presiden Berhentikan Saya

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Susi Pudjiastuti di acara Yap Thiam Hien Award (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Susi Pudjiastuti di acara Yap Thiam Hien Award (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)

Usaha Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam memberantas illegal fishing dan menjaga sustainability laut Indonesia tidak mudah. Ia mengaku, banyak pihak yang mengharapkan dirinya mundur sebagai menteri agar kapal-kapal eks asing bisa melaut lagi dan menangkap ikan di laut Indonesia.

“Masih banyak kapal (eks asing) yang masih dirantai di Ambon dan Papua. Mereka ada yang tidak pulang, karena berharap Menteri Susi diganti, dan bisa jalan lagi untuk melaut,” katanya dalam acara Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (26/1).

Namun, ia menegaskan tidak akan mundur untuk mempertahankan apa yang dipercayainya benar. Yakni, menyerahkan 100% penangkapan ikan pada nelayan Indonesia, bukan pada asing.

Susi Pudjiastuti dan nelayan Cantrang di Istana. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Susi Pudjiastuti dan nelayan Cantrang di Istana. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

“Setiap tahun isunya sama digoreng, saya tidak akan mundur (jadi menteri) karena itu tugas saya. Kecuali Presiden memberhentikan saya, ya sudah. Saya tetap pada kebenaran yang saya percaya dan itu tidak akan berubah,” tegasnya.

Ia mengaku dirinya dengan penuh keberanian menjaga kedaulatan laut Indonesia, walaupun mendapat banyak tekanan dari banyak pihak. Sehingga, ia berharap upaya tersebut tidak sia-sia.

Saya ditimpukin kanan kiri, dicaci kanan kiri. Tapi tidak jadi persoalan, yang penting peraturan ini berjalan,