Kumparan Logo

Tak Hanya Penumpang, Pengantar Bisa Naik Skytrain di Bandara Soetta

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Gerbong Skytrain tiba di Bandara Soetta (Foto: Dok. AP II)
zoom-in-whitePerbesar
Gerbong Skytrain tiba di Bandara Soetta (Foto: Dok. AP II)

PT Angkasa Pura (AP) II tengah mempercepat pembangunan proyek infrastruktur jalur kereta Skytrain yang akan menghubungkan antar terminal Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Kini pengerjaan proyek Tahap I, antar Terminal 2 dan 3 masih terus dikebut agar bisa selesai sesuai target yakni pada akhir bulan Juni 2017. Nantinya semua pengunjung bandara bisa menggunakan kereta ini, bukan hanya yang akan bepergian saja.

"Nanti yang bisa naik ini enggak hanya penumpang, jadi semua orang bisa naik juga, pengantar juga bisa naik," ujar Humas Angkasa Pura II, Yado Yarismano kepada kumparan (kumparan.com), Selasa (30/5).

Baca Juga:

Saat Diuji Coba, Skytrain Bandara Soetta Masih Menggunakan Pengemudi

Bagaimana Sistem Kerja Skytrain Bandara Soetta?

Skytrain yang Sudah Tiba di Bandara Soetta Akan Diuji Coba Akhir Juni

Skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Dok. Humas Kemenhub)
zoom-in-whitePerbesar
Skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Dok. Humas Kemenhub)

Selain itu, nantinya tidak akan ada keamanan khusus ketika akan menggunakan Skytrain ini, pemeriksaan keamanan menggunakan sinar x-ray hanya akan dilakukan ketika akan memasuki terminal di Bandara Soekarno-Hatta.

"Karena memang ini masih public area mungkin enggak ada, karena x-ray paling ada di dalem bandara saja pas masuk ke terminal," tambah Yado.

Untuk pembangunan infrastruktur seperti jalur dan terminal Skytrain, Angkasa Pura II merogoh dana Rp 420 miliar, di mana pembangunannya dilakukan oleh KSO (Kerja Sama Operasi) antara PT Wijaya Karya Tbk dan PT Indulexco.

"Jadi stasiunnya itu terminal 1 ada di ujung antara terminal B dan C, terus ke integrated building yang ada di depan stasiun kereta, jadi kalau penumpang pake kereta bisa naiknya di integrated building, setelah itu di terminal 2e, dan terminal 3 ada dua stop," jelasnya.

Gerbong Skytrain tiba di Bandara Soetta (Foto: Dok. AP II)
zoom-in-whitePerbesar
Gerbong Skytrain tiba di Bandara Soetta (Foto: Dok. AP II)

Sedangkan untuk pengadaan trainset Skytrain dan teknologi persinyalan, AP II menggandeng PT LEN Industri (Persero) dan Woojin asal Korea Selatan, dengan nilai investasi yang dikeluarkan Angkasa Pura II sebesar Rp 520 miliar.

Skytrain ini dilengkapi sistem Automated Guideway Transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled dengan kecepatan operasi dapat mencapai 60 km/jam.