Kumparan Logo

Tarif LRT Jakarta Dipatok Rp 5.000 untuk Jarak Terjauh

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di sekitar Stasiun LRT Velodrome Jakarta Timur yang masih dalam proses pembangunan.  Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di sekitar Stasiun LRT Velodrome Jakarta Timur yang masih dalam proses pembangunan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Selain menentukan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta sebesar Rp 8.500 untuk jarak terjauh, DPRD DKI Jakarta juga menentukan tarif Light Rail Transit (LRT). Tarif LRT dipatok Rp 5.000 per penumpang.

"Ini saya langsung mengambil satu keputusan kita ambil jalan tengah yaitu nominal Rp 8.500. LRT Rp 5.000, setuju?" tanya Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, saat Rapimgab di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/3).

Pertanyaan Prasetyo dijawab ‘Setuju’ oleh anggota DPRD DKI.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Saefullah, menerima keputusan DPRD DKI Jakarta tersebut. Soal keputusan ini dia bilang akan merapatkan kembali dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Suasana di Stasiun LRT Velodrome Jakarta Timur. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Saya terima kasih akhirnya kita putuskan harga tiket MRT senilai Rp 8.500 dan LRT Rp 5.000," timpalnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan subsidi untuk LRT Jakarta sebesar Rp 327 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mensubsidi 14.255 penumpang LRT per hari. Adapun jumlah estimasi subsidi yang diberikan sebesar Rp 35.655 per penumpang. Dengan begitu, penumpang LRT cukup membayar tiket dengan harga Rp 6.000 untuk jarak terjauh.

Kereta LRT Jakarta ini memiliki panjang lintasan sekitar 5,7 km dari Kelapa Gading-Velodrome, melewati 6 stasiun elevated (layang), yakni Mal Kelapa Gading, Stasiun Kelapa Gading Boulevard, Stasiun Pulomas, Stasiun Pacuan Kuda, Stasiun Velodrome di Rawamangun, dan 1 buah Depo LRT.