Tarif Ojol Naik, Gojek Sosialisasi Biaya Sewa Aplikasi ke Mitra Driver

16 September 2022 12:43 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat melintas di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Rabu (10/6).  Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat melintas di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Rabu (10/6). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Gojek melakukan penyesuaian tarif GoRide setelah pemerintah menaikkan tarif ojek online atau tarif ojol sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KP) Nomor 667/2022 dan kenaikan harga BBM.
ADVERTISEMENT
Penyesuaian tarif ini juga berlaku untuk lima layanan lain, yakni GoCar, GoFood, GoSend, GoShop dan GoMart, untuk mendorong potensi pendapatan maksimal bagi mitra dan menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan. Perusahaan terus melakukan sosialisasi kenaikan tarif tersebut kepada mitra driver.
Sosialisasi dilakukan di seluruh kota operasional Gojek dengan mengundang para Pelaksana Kopdar Mitra (PKM) yang merupakan perwakilan mitra pengemudi. PKM dibentuk untuk terwujudnya komunikasi dua arah di antara Gojek dan mitra, termasuk berbagai program bagi ratusan ribu mitra pengemudi lainnya.
“Kegiatan sosialisasi di berbagai kota telah dan akan terus dilakukan dengan bertahap, secara tatap muka dan teleconference sejak munculnya rencana kenaikan tarif ojek online yang disampaikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di bulan Agustus lalu. Sosialisasi ini untuk mendengarkan aspirasi mitra dan memberikan pemahaman yang menyeluruh seputar kenaikan tarif,” ujar Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Rubi W. Purnomo dalam keterangan resmi, Jumat (16/9).
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini merupakan upaya Gojek untuk membantu sosialisasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait kenaikan tarif ojek online, sehingga menjangkau lebih banyak mitra driver. “Kami harap upaya ini bisa memperluas jangkauan sosialisasi dan ikut membantu mitra driver kami untuk mendapatkan kejelasan informasi terkait kenaikan tarif ini," tambahnya.
Fitur beri tip ke driver di aplikasi GOJEK. Foto: Jofie Yordan/kumparan
Melalui sosialisasi tersebut, manajemen Gojek dengan mitra driver menjaring lebih banyak aspirasi terkait dampak kenaikan tarif dan bahan bakar minyak (BBM) bagi operasional mitra, sehingga bersama-sama mencari solusi terbaik.
“Gojek sangat paham kebutuhan akan kualitas layanan teknologi yang tinggi dan program-program promosi semakin membantu tersedianya order yang berkelanjutan yang akan diterima mitra driver di tengah kondisi kenaikan tarif. Upaya ini diharapkan bisa meringankan keseharian mitra driver kami yang pastinya memiliki kekhawatiran dampak kenaikan tarif ini terhadap pendapatan mereka setiap harinya”, sambungnya.
ADVERTISEMENT
Salah satu mitra driver di Jakarta Timur, Ulfa mengatakan, “Kemarin itu banyak kesimpangsiuran terkait tarif ini di kalangan para driver, terutama ketakutan akan menurunnya order. Diskusi hari ini membuat saya paham dan jadi lebih tenang setelah tahu Gojek akan terus membantu driver menjaga tingkat order ke depannya”.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah pemahaman terkait penggunaan biaya sewa aplikasi dalam menunjang operasional mitra driver. Mitra driver mendapat pemahaman bahwa biaya sewa aplikasi digunakan untuk membayar subsidi dan insentif ke driver, promo konsumen, pemeliharaan sistem dan peningkatan inovasi.
Selain itu, biaya sewa aplikasi tersebut untuk program bantuan untuk mitra driver seperti sembako, voucher belanja kebutuhan sehari hari, promo perawatan kendaraan, beasiswa anak anak mitra dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Heru Dwi Purnomo, salah satu mitra driver di Jakarta Selatan menyampaikan, “Sangat jelas, kami jadi paham dengan penggunaan biaya sewa aplikasi itu yang sebenarnya buat kita-kita juga. Terutama untuk bikin promo-promo ke customer, supaya order buat kita makin lancar, sampai ke inovasi yang bikin konsumen semakin sering pakai layanan Gojek," jelasnya.
Heru juga merasakan manfaat program swadaya yang membantu kebutuhan pokok mitra dan keluarga. Informasi ini, menurutnya perlu disampaikan ke lebih banyak mitra driver lain.